Iklan Clarion

Disebut Cari Panggung, Rolan Tanggapi Sindiran Bupati Lira Konawe

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Sindiran Bupati Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kabupaten Konawe versi H.M Jusuf Rizal, Aswan, terhadap Bupati Lira Konawe lainnya versi Olies Datau, Rolansyah akhirnya mendapat respon dari yang disindir.

Pada pemberitaan sebelumnya, Aswan menyindir Rolan-sapaan akrab Rolansyah-, sebagai aktivis yang sengaja ‘cari panggung’ atas penangkapan Asrun dan Adriatma Dwi Putra (ADP) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aswan merasa heran atas sikap Rolan yang mengkritik KPK. Sebab, di sisi lain Rolan dianggap kerap melakukan aksi demontrasi menentang kasus korupsi di Konawe.

Menanggapi hal tersebut, Rolan mengatakan kalau kritik terhadap KPK atas penangkapan Asrun dan ADP itu dapat ia pertanggungjawabkan secara kelimuan.

Menurutnya, setiap perbuatan penegakan supremasi yang dilakukan oleh lembaga hukum, tak terkecuali itu KPK, wajib mengacu pada mazhab hukum di negeri ini yang disebut dengan hukum Acara.

Baca Juga

Rolan menegaskan, secara pribadi dan atas nama Lira, ia tidak mau terikut pada pembagunan opini yang turut memberikan pendidikan sesat kepada negeri ini. Sebagai orang yang menyandang gelar sarjana hukum, ia merasa berkewajiban menjelaskan sesuai bidang keilmuannya, serta terlepas jauh dari tendensi politik. Terlebih lagi mencari panggung seperti yang dituding, Aswan (mantan sekretaris saya di Lira Konawe versi Olies Datau, red).

“Saya sudah cukup memiliki nama di Sultra saudara aswan sangat sadar tentang itu,” katanya.

Pada intinya kata Rolan, ia akan kritis trhadap perbuatan korupsi. Tetapi, ia juga akan melawan kalau ada praktik penegakan hukum yang tidak konstitusional dan terkesan mengkriminalisasi suatu masalah.

“Dalam kasus KPK (terhadap penangkapam Asrun dan ADP, red) yang saya kritisi itu benar-benar sarat pada sebuah kepentingan,” tandas Rolan.

 

Laporan: Mas Jaya

Komentar
Loading...