Disorot Penyelenggaraan Kongres PAN, Abdurrahman Saleh: Berarti Kamu Gagal 10 Tahun Membangun Sultra?

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra, Abdurrahman Saleh menanggapi sorotan mantan ketua DPW PAN Sultra Nur Alam dan salah seorang pengurus DPP Muslim Ayub terkait penyelenggaraan Kongres ke V yang dipusatkan di Kota Kendari, Provinsi Sultra.

“Yang tidak simpati itu perlu dipertanyakan, ada apa, kenapa cuman kamu yang tidak suka. Termasuk ada tokoh Sultra, ada apa kamu tidak senang, berarti kamu gagal 10 tahun membangun Sultra, itu perlu dipertanyakan,” ujarnya usai launching logo Kongres PAN di salah satu hotel di Kendari, Kamis (23/1/2020) malam.

Selain mantan Ketua DPW PAN Sultra, Nur Alam, penyelenggaraan Kongres PAN di Sultra juga disoroti oleh salah satu pengurus DPP, Muslim Ayub yang menyoroti lokasi Kongres untuk dievaluasi kembali. Kata dia, pernyataan Ayub tersebut dikarenakan yang bersangkutan belum pernah menginjakan kaki dan tahu kondisi di “Bumi Anoa”.

“Ayub bicara dia tidak pernah datang di Kendari. Jadi, orang mengkritisi rata-rata tidak pernah tahu kondisi Kendari,” ucapnya.

Fortune

Ketua DPRD Sultra itu meminta, agar tidak ada pihak-pihak yang menciderai dan mendiskreditkan masyarakat Sultra dalam pelaksanaan Kongres tersebut. Termaksud sarana dan prasarana yang dimiliki Sultra karena dari segi kesiapan, Sultra memiliki sarana dan prasarana cukup memadai, bahkan event nasional dan internasional pernah digelar di Sultra, misalnya Hari Pangan Sedunia yang dihadiri 40 orang perwakilan Dubes dan dihadiri sekitar 12 ribu orang tamu.

Ia akan menunjukkan kepada publik bahwa kondisi Sultra aman, nyaman, dan bersahabat. Kecuali mereka yang bergaya hedonistik baru Sultra tidak memiliki sarana itu. Menurutnya, sarana dan prasarana yang memadai, menjadikan Sultra layak menyelenggarakan event nasional. Bahkan, pihaknya menyiapkan 1.200 kamar siap huni untuk peserta Kongres termasuk transportasi peserta.

“Jangan mencederai dan menskreditkan daerah Sultra. Kondisi 90 persen sudah siap, termasuk penjemputan, kemudian hotel, pelaksanaan termasuk kegiatan di luar kongres untuk bisa melihat destinasi wisata di Kendari dan luar Kendari. Kita siapkan 1.200 kamar hotel siap huni dan 35 bus trasportasi,” jelasnya.

Laporan: La Niati
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.