Iklan Clarion

Ditangkap Polisi Arab, Ini yang Tolong Calon Haji Sultra

SULTRAKINI.COM: Marwa, jemaah calon haji (JCH) asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sempat ditangkap polisi Arab Saudi pada Senin (13 Agustus 2018) rupanya tidak sendirian saat razia, melainkan bersama dua rekannya.

Saat itu mereka bersama-sama jemaah lainnya tengah berada di kerumunan pedagang liar di Jalan Mifsalah, Makkah al-Mukarramah. Namun hanya Marwa yang ditangkap, karena tidak membawa identitas. Sedangkan dua rekannya membawa identitas.

“Marwa ini tidak membawa identitas apa pun berupa tas ketika penyergapan terjadi, untung ada gelang yang dikenakannya yang telah menyelamatkannya dari sergapan razia kepolisian Arab Saudi,” jelas Kasubag Humas Kemenag Sultra, Rahmad, di Kendari.

Seperti diberitakan SultraKini.com, usai pelaksanaan salat subuh, Senin (13/8/2018), polisi setempat melakukan penangkapan terhadap pedagang liar yang kebanyakan adalah mukimin, yakni orang Indonesia yang sudah lama tinggal di Mekkah. Saat itulah Marwa ikut terjaring karena disangka sebagai pedagang.

Marwa dilaporkan sebagai jemaah calon haji asal Sultra yang tergabung pada Kloter 20-UPG rombongan 6.

Marwa nyaris diangkut ke mobil patroli polisi karena dianggap pedagang kaki lima. Namun, mujur bagi Marwa karena dia masih mengenakan gelang identitas di tangannya sehingga urung ditangkap.

“Saat insiden nyaris salah tangkap tersebut, Marwa hanya pasrah tidak bisa membela diri. Ditambah lagi dengan kondisinya yang sangat ketakukan, dia tanpa bisa berkata apa pun karena tidak bisa berbahasa Arab,” jelas Rahmad seperti dikutip cnnindonesia.com.

Marwa dapat dilepaskan oleh polisi setelah ada anak alumni Gontor yang bisa menjelaskan dengan fasih berbahasa Arab kepada petugas, sekaligus membantu Marwa memperlihatkan identitas JCH berupa gelang kepada petugas yang akan mengangkutnya, sehingga ia pun dibebaskan.

Pasca kejadian, Marwa mengalami trauma. Ia mengurung diri di kamar tempatnya menginap. Namun dilaporkan, kondisinya berangsur membaik.

Penulis: shen

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.