DPRD Kendari Tambah Alokasi Anggaran di Sektor Pariwisata

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari terus menggenjot sektor pariwisata di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ditahun 2019, DPRD Kota melalui anggaran APBD mengalokasikan anggaran senilai lebih dari Rp 4 miliar. Rupanya angka tersebut dinilai masih kurang untuk menggenjot sektor pariwisata, sehingga diperlukan penambahan biaya di tahun 2020.

Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan, mengaku sesuai dengan usulan dinas pariwisata, pihaknya akan menyetujui dan menambah alokasi anggaran di APBD tahun 2020 menjadi Rp 6 miliar.

“Saya sudah koordinasikan dengan komisi II, bahwa dinas pariwisata harus mempersentasekan anggaran apa saja yang harus ditingkatkan di sektor pariwisata, supaya kita dorong anggaranya,” kata Subhan saat ditemui di Festival Nambo, Minggu (3/11/2019).

Seperti sektor pariwisata Pantai Nambo, katanya, dinas pariwisata harus memikirkan langkah agar kawasan Pantai Nambo bisa dipoles lagi sehingga semakin menarik wisatawan untuk berkunjung, termasuk menjaga tingkat kebersihan melalui pengadaan cleaning service dan sektor-sektor wisata lain yang ada di Kendari, agar bisa semakin dikunjungi dan dicintai masyarakat.

“Kalau soal anggara insyaallah semua kita akan dukung, karena ini berbicara soal kebutuhan dan kepentingan masyarakat Kota Kendari,” ucap politisi PKS itu.

Kata Subhan, Kota Kendari ini merupakan ibu kota provinsi sesungguhnya memiliki banyak potensi pariwisata yang bisa dikerjakan, karena merupakan kota persinggahan, dan semua itu bisa menjadi sumber-sumber pendapatan daerah dan masyarakat.

“Kalau itu semua demi kebaikan kita, kenapa kita tidak dukung,” tutupnya.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.