SULTRAKINI.COM: KOLAKA - Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Dr. Azhari, mendapat penghargaan dari Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sulawesi Tenggara sebagai pemuda inspirator di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Azhari dinilai aktif, banyak menginspirasi, inovatif, memiliki integritas dan konsisten di bidang yang digelutinya itu.
Dr. Azhari Pemuda Inspirator KNPI Sultra
Rektor USN, Dr. Azhari (kanan) menerima penghargaan dari Ketua KNPI Sultra, Umar Bonte (tengah) yang didampingi Ketua KNPI Kolaka, Murhanuddin (kiri) di ruang kerja rektor di Kampus USN Kolaka, Rabu (1/11/2017). (Foto: dok KNPI Sultra)

Rekornya, Azhari memimpin STKIP 19 November Kolaka saat masih berusia 28 tahun. Lalu mampu mentransformasi STKIP dari yayasan menjadi universitas swasta, lalu menjadikan USN sebagai perguruan tinggi negeri hanya dalam waktu 9 tahun. Saat USN berstatus negeri, Azhari sebagai rektor pertama sekaligus rektor PTN termuda se-Indonesia (saat itu berusia 38 tahun). Dia juga menjadi pakar reformasi birokrasi di Indonesia di usia tersebut, bahkan melahirkan terobosan-terobosan yang inovatif baik dalam akademik maupun kebijakan kampus. 

Ketua KNPI Sultra, Umar Bonte, menyerahkan langsung plakat penghargaan kepada Azhari di ruang kerja rektor di kampus USN Kolaka, Rabu (1/11/2017), didampingi Carateker Ketua KNPI Kolaka Murhanuddin, Direktur Sultrakini Institute dan sejumlah pengurus KNPI. Sebelumnya penghargaan tersebut diumumkan pada malam penganugerahan di Grand Clarion Hotel Kendari, Senin (30/10/2017) malam. 

Umar mengaku baru pertama kali berdiskusi langsung tentang banyak hal dengan rektor perguruan tinggi negeri termuda se-Indonesia itu. Banyak ilmu dan inspirasi yang dapat diserap dari Dr. Azhari. Karenanya, sangat layak sang rektor mendapat penghargaan.

"Banyak yang masuk nominasi, seleksi si ini dan itu sesuai indikator, berguguran satu per satu. Kami nilai pak Azhari lah yang paling cocok sebagai inspirator pemuda di Sultra di bidang pendidikan ini," jelas UB, sapaan akrab Umar Bonte.

Pria yang duduk di kursi DPRD Kota Kendari ini juga mengatakan, tidak peduli kepengurusan KNPI terpecah berkeping-keping dengan berbagai versi. Baginya, kiprah pemuda dibuktikan dengan perbuatan. Sehingga saat ini kepengurusan KNPI yang dikomandoinya akan banyak berkarya dengan menggandeng lembaga dan kampus untuk proses kaderisasi.

"KNPI saat ini melakukan pendekatan fungsi. Karena itu kami juga ingin membangun kemitraan dengan kampus, sebab di kampus inilah lumbung pemuda, lumbung kader," jelas UB kepada rektor USN terkait kunjungan langsungnya ke kampus Kolaka.

Azhari sendiri mengapresiasi penghargaan sekaligus kunjungan KNPI di kampusnya. Dia banyak memberi wejangan kepada pengurus KNPI Sultra, untuk lebih banyak berbuat yang terbaik dan positif bagi masyarakat. Menurut dia, pemuda harus mengenali diri sendiri, minat dan bakatnya, untuk dapat bermanfaat bagi orang banyak.

"Pemuda itu harus bisa mengenali diri sendiri. Mengeksplore kemampuan dan bakatnya, kemudian melakukan hal-hal yang bermanfaat sesuai dengan bakatnya itu. Lakukanlah yang terbaik untuk masyarakat, karena kehidupan kita ini ya untuk berguna bagi orang banyak," katanya.

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations