SUARA

Dua Kecamatan Tergenang Air Hujan Akibat Sampah Masyarakat

SULTRAKINI.COM: MUNA – Hujan yang mengguyur sejak Senin (19/6/2017) malam, berakibat sejumlah lokasi tergenang air di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Sejumlah warga pun memilih mengungsi di rumah kerabat dekat sampai air kembali surut, Selasa (20/6/2017).

Seperti di perumahan Laino pantai Kecamatan Batalaiworu, hampir seluruh ruas jalan dan rumah warga tergenang air hujan. Meski tinggi air masih sebatas mata kaki, namun ketinggiannya bisa diatas 50 sentimeter atau diatas lutut orang dewasa bila bertepatan dengan air pasang laut.

Lokasi genangan banjir kedua berlokasi di Desa Wakorambu, Kecamatan Batalaiworu. Di tempat ini, sekitar 12 rumah warga serta markas Komando Distrik Militer 1416/Muna ikut tergenang air hujan cukup parah dengan ketinggian air diatas 50 sentimeter.

Lokasi genangan air selanjutnya berada di Desa Labunti, Kecamatan Lasalepa. Luapan air kali menutupi jembatan hingga badan jalan sekitar 30 sentimeter, akibatnya jalur poros Raha-Tampo terputus.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Muna, AKP Alfin mengatakan tindakan awal pihaknya masih memantau penyebab banjir sekaligus melakukan evakuasi warga dan para penyendara jalanan menggunakan gerobak rakitan milik warga setempat.

yamaha

“Penyebab banjir akibat sampah-sampah masyarakat yang menyebabkan air sungai sekitar meluap. Kita bantu menyeberangi kendaraannya dengan alat seadanya,” kata AKP Alfin kepada SultaKini.Com di lokasi banjir.

Akibat tingginya curah hujan akhir-akhir ini, Kasat Lantas menghimbau bagi pengendara agar berhati-hati, jangan memaksakan diri untuk menempuh jalan rusak. Bila ada keluhan silahkan hubungi Polsek terdekat atau langsung ke call senter Lantas Polres Muna.

Hingga berita ini diturunkan genangan air di tiga lokasi tersebut berangsur surut. Namun warga masih tetap memilih mengungsi hingga tidak ada genangan air dilingkungan mereka.

Laporan: Arto Rasyid

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.