Iklan Clarion

Dua Kubu Pendukung Nyaris Bentrok di TPS 4 Wamponiki

SULTRAKINI.COM: MUNA – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Jilid II di Kabupaten Muna, khususnya TPS 4 Kelurahan Wamponiki berlangsung panas. Massa dari dua kelompok pendukung pasangan Calon Bupati Muna saling mengeluarkan kata-kata kasar, sehingga nyaris bentrok.

 

Mulanya massa pendukung pasangan Rusman Emba-Malik Ditu melakukan aksi protes terhadap penyelenggara pemilu, mereka menuding pihak menyelenggara bersekongkol dengan salah satu pasangan calon.

 

\”Yang di dalam itu jelas mendukung salah satu calon, sehingga pemilih dari nomor 1 tidak diperbolehkan masuk,\” protes salah seorang pendukung, Minggu (19/6/2016).

 

Tidak lama berselang, massa pendukung pasangan dr Baharudin-La Pili juga mendekati kerumunan, hingga aksi saling ejek dan mengeluarkan kata-kata yang tak pantas dari kedua belah pihak, beruntung aparat keamanan sigap menghalau massa dengan mengeluarkan tembakan peringatan.

 

Komandan Kodim 1416 Muna, Letkok ARH Hendra Gunawan yang mengambil alih pengamanan, memanggil perwakilan dua kelompok massa. Pendukung pasangan nomor urut 1 diwakili Amir Fariki, sementara kelompok nomor 3 diwakili Asgaf Ombi untuk membuat kesepakatan.

 

\”Tolong massanya masing-masing diamankan, bagi yang memulai itu tanggung jawab perwakilan, jadi kalau terjadi apa-apa yang saya tindaki adalah perwakilan yang membuat kesepakatan,\” tegasnya.

 

Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.