Iklan Clarion

Dukung KEK Pariwisata Morotai, Citilink Daratkan Airbus A320

SULTRAKINI.COM: JAKARTA – PT Citilink Indonesia berencana mendaratkan Airbus A320 dengan wisman Tiongkok di Morotai, sebagai bagian pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Morotai.

 

Rencana ini terungkap saat penandatanganan nota kesepahaman antara PT Citilink Indonesia dengan PT Jababeka dan Pemkab Morotai di Gedung Sapta Pesona dan disaksikan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

 

\”Kami sudah mengkaji dan memperhitungkannya, termasuk mengukur panjang landasan bandara dan imigrasi. Kami yakin bisa mendaratkan A320 akhir tahun ini,\” kata Mega Satrio, Direktur Keuangan PT Citilink.

 

Saat ini, hanya pesawat kecil dan ATR 72 yang mendarat di Morotai. Kebanyakan terbang dari kota-kota terdekat di kawasan Indonesia Timur. Akibatnya, Morotai tetap berstatus terisolir.

 

Mengomentari kerjasama ketiganya, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, pilihan Pemkab Morotai menggandeng semua kekuatan untuk menggapai tujuan, sangat tepat.

 

Morotai, masih menurut Menpar Arief Yahya, jauh dari pusat-pusat potensi pasar domestik seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, dan Bali. Jadi, yang diperlukan adalah menjalan strategi kolaborasi.

 

PT Jababeka tidak akan sukses membangun bisnis properti sendirian. Citilink tidak akan hidup jika tidak ada yang diangkut. Pemkab Morotai juga akan hidup sendirian dan terisolir tanpa keduanya.

 

\”Tinggal satu lagi yang harus terus didorong, yaitu investor,\” kata Arief Yahya. \”Morotai butuh Rp 50 triliun untuk take off,\” tambahnya.

 

Morotai saat ini adalah wilayah terisolir, tapi setelah ditetapkan sebagai satu dari 10 Top Destinasi semua fokus mengembangkan kabupaten di Maluku Utara ini. Investor luar mulai tertarik menanamkan modal, dan membangun KEK Morotai.

 

Pemerintah juga berusaha membangun akses dari Morotai ke luar negeri, terutama China. Citilink mulai menjajaki kemungkinan melayani penerbangan dari kota-kota di Indonesia dan luar negeri ke Morotai.

 

(Kemenpar RI)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.