Dukung Pembelajaran Daring PT XL Axiata Berikan 600 Paket Internet di MIN 1 Kendari

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Semarak digitalisasi Madrasah melalui pembelajaran daring ditengah pandemi Covid-19, PT XL Axsiata Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan 600 kartu perdana Axsis kepada seluruh siswa-siswi, guru dan satpam di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kendari, Jumat (18/9/2020).

Penyaluran bantuan tersebut untuk membantu beban biaya dan optimalisasi hak dasar anak memperoleh pendidikan akibat dampak Covid-19.

Manger PT XL Axiata Cabang Sultra, Wahid Ramlan, mengatakan total bantuan kartu paket gartis sekitar 553 siswa dan guru sekitar 47 orang dengan harapan seluruh aktifitas akademisi tidak terkendala akibat siswa maupun guru tidak memiliki kuota.

“Jadi kartu perdana Axsis ini berlaku selama 60 hari dengan total kuota 96 giga, terdiri dari 15 giga kuota konferensi, 15 giga kuota edukasi, setiap bulannya akan mendapatkan 30 giga kuota game online lalu tiap bulan lagi akan mendapatkan 3 giga chatting Wa, Line, Gojek, ovo selama 2 bulan,” ungkapnya.

Penyaluran bantuan kuota tersebut merupakan realisasi kesepakatan MoU antara Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Jakarta dan Direktur PT XL Axsiata bahwa seluruh siswa dari lembaga pendidikan islam di seluruh Indonesia akan mendapatkan kuota gratis untuk membantu belajar darring.

“Wilayah Sultra dari sekolah pendidikan islam sekitar 6 ribu orang yang sudah mendapatkan kuota gratis dan untuk Kota Kendari baru 2 ribu orang siswa yang mendapatkan kuota gratis dari target 3 ribu orang, dan kegiatan ini aka terus berlanjut sampai semua bantuan ini tersalurkan,” kata

yamaha

Kesempatan yang sama Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri I Kendari, Siti Juhasni, mengatakan belajar darring mulai dilakukan pada bulan Maret hingga saat ini, dalam pelaksanaannya banyak orang tua siswa yang mengeluh mengenai terhadap kebutuhan kuota pembelajaran sebab penghasilannya terputus.

“Jadi kehadiran Xl ini sangat membantu sekali dalam rangka melangsungkan pembelajaran darring yang kini berlangsung sekitar 7 bulan, dan alhamdulilah hingga kini dari 17 ruangan belajar semua siswa siswi aktif belajar,” ujar Siti Juhasni.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Kendari, Natsir Sahabuddin, mengatakan bantuan paket gratis ini sangat di harapkan sejak bulan Maret karena rata-rata orang tua siswa sangat terbebani dengan pembelian paket data sampai mengurangi posri untuk belanja karena keterbatasan pendapatan dimasa pandemi ini.

“Alhmdulilah dengan terjalinnya kerjasam antara XL dan Kementrian Agama ini sehingga siswa dari lembaga pendidikan Islam dapat terbantu kuotanya dalam dua bulan kedepan,” tutur Natsi. (C)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.