Dukung Pengurus Pusat, IJTI Sultra Kecam Pelaku Propaganda

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pengurus daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tenggara (Sultra) ikut andil dalam menyikapi kemunculan wacana Majelis Penyelamat IJTI yang diniai menuai polemik.

Polemik tersebut mencuat setelah beredar isu miring yang menerpa pengurus IJTI pusat terkait masalah pengelolaan keuangan organisasi.

Ketua IJTI Sultra, Asdar Zhula, mengatakan munculnya wacana nama majelis penyelamat IJTI itu, berawal dari adanya sejumlah kelompok mengatasnamakan jurnalis TV yang menciptakan isu soal pengelolaan keuangan organisasi.

“Akhir-akhir ini pengurus pusat IJTI, diterpa berbagai isu dari kelompok mengatas namakan jurnlasi TV. Mulai isu mosi tidak percaya, masalah keuangan organisasi, hingga muncul wacana Majelis Penyelamat IJTI,” ujar Asdar, Sabtu (17/11/2018).

Menyikapi hal tersebut, lanjut Asdar, pihaknya menyatakan solid mendukung kepemimpinan Ketua Umum IJTI, Yadi Hendriana dan Sekjen Indria Purnamahadi hingga masa jabatan 2021. Selain itu, Menolak adanya Majelis Penyelamat IJTI dan Kongres Luar Biasa (KLB).

“Mengecam sejumlah oknum, yang membuat narasi menyebutkan IJTI pusat, menjegal bantuan kemanusiaan bagi jurnalis korban gempa di Sulteng. Narasi tersebut adalah bentuk kebohongan yang dibuat untuk membunuh karakter organisasi. Menolak segala bentuk dan wujud provokasi, hasutan dan propaganda yang coba dimainkan oleh oknum yang mengatasnamakan diri sebagai bagian dari jurnalis televisi dengan tujuan memperkeruh kondusifitas intern organisasi,” pungkasnya.

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.