Ecobrick, Solusi Daur Ulang Sampah Plastik

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulawesi Tenggara mengenalkan metode penanggulangan sampah plastik melalui Ekobrick, usai bersih-bersih sampah di Pantai Mayaria, Kota Kendari. Metode ini dipilih karena mudah dan kreatif dalam mengatasi persoalan sampah plastik.

Ecobricks adalah pengolaan sampah plastik menjadi material ramah lingkungan. Ini merupakan upaya mengurangi menumpukkan sampah plastik. Pengelolaannya menggunakan bahan dasar sampah, yaitu memasukan sampah plastik ke dalam botol bekas hingga padat.

Ecobrick bisa mereduksi sampah agar lebih bermanfaat dan ramah lingkungan. Pemanfaatan Ecobrick biasanya digunakan sebagai pengganti batu bata atau sebagai kursi maupun perabotan rumah tangga lainya yang lebih murah dan ramah lingkungan.

yamaha

“Satu botol ecobrick (botol mineral 600 ml) bisa berasal dari satu karung beras sampah,” terang Anggota UK selam UHO, Munzir Massar di hadapan para relawan yang hadir dalam peringatan Hari Air Dunia di Pantai Mayaria, Jumat (22/3/2019).

Di peringatan tersebut, total 12 kantong sampah berisikan sampah dikumpulkan. Selanjutnya, dikeringkan dan memisahkan antara sampah organik dan anorganik.

(Baca juga: Menuju Kota Layak Huni, Pemkot Kendari Gaungkan Sadar Pengelolaan Sampah)

Laporan: Ade Putri&Maykhel Rizky
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.