SULTRAKINI.COM: KENDARI - Upaya mediasi persoalan sengketa lahan di Jalan Taman Kali Kadia, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, berlansung ricuh pada Minggu, 19 November 2017.

Empat Warga Luka-luka Akibat Bentrokan Sengketa Lahan
Salah seorang korban yang sedang dirawat di salah satu Rumah Sakit di Kendari, Senin (20/11/2017). (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

Kericuhan terjadi antara dua kelompok yang saling mengklaim atas lahan seluas 4,2 hektar tersebut. Akibatnya, bentrok keduanya pun tak terelakan yang berujung empat orang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka sabetan senjata tajam.

Salah seorang warga yang dirahasiakan idenditasnya mengatakan, perisitiwa itu berawal dari rencana mediasi terhadap dua kelompok warga untuk mencari kesepakatan terkait persoalan lahan tersebut. 

"Awalnya kami diundang oleh pihak LK untuk bertemu di basecam di sekitar taman kali Kadia, membahas persoalan lahan tersebut. Namun upaya mediasi ini menjadi memanas, saat terlibat perdebatan yang alot karena pihak mereka tidak menerima saat kami menunjukan bukti surat kepemilikian lahan. Sementara mereka tidak menunjukan surat yang asli," ujar dia kepada SultraKini.Com saat ditemui di salah satu Rumah Sakit, Senin (20/11/2017).

Pihaknya tidak menduga akan terjadi insiden tersebut. Pasalnya, persoalan yang seharusnya dapat diselesaikan namun justru berujung pada penganiayaan.

"Tadinya kami baik-baik membahas soal ini, tapi tiba-tiba kami didorong dan beberapa orang datang lalu menganiaya kami dengan menggunakan senjata tajam jenis parang. Pada saat kejadian kami tidak melihat ada kepolisian. Nanti pasca kejadian itu kepolisian baru datang," tuturnya.

Dari informasi yang dihimpun SultraKini.Com, keempat korban masih dirawat di rumah sakit berbeda. Dan seorang warga diantaranya masih kritis karena mengalami luka parah.


Laporan: Wayan Sukanta

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations