Iklan Clarion

Enam Pesawat Tempur Super Tucano Mampir di Lanud Halu Oleo

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Enam unit pesawat tempur Super Tucano mendarat di Lanud Halu Oleo, Kendari, Rabu (30/11/2016). Kedatangan enam pesawat tempur ini dalam rangka operasi pengamanan lintas mandat perbatasan dengan rute wilayah Sulawesi-Maluku.

Enam pesawat tempur ini berasal dari Squadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Komandan Squadron 21, Letkol Pnb Dedy Iskandar.

Enam Super Tucano ini tak sendiri, mereka dikawal oleh pesawat C 130 Hercules yang mengangkut perbekalan mereka. Pesawat ini merupakan salah satu pesawat tempur terbaru yang dimiliki TNI AU yang didatangkan dari produsennya di Brazil.

Komandan Squadron 21 Lanud Abdurrahman Saleh Malang Letkol Pnb Dedi Iskandar menjelaskan, di Indonesia saat ini memiliki 15 buah Super Tucano. 

“Kita bawa kesini enam pesawat Super Tucano yang merupakan pesawat tempur taktis. Meskipun propeler, tapi dalamnya sangat canggih, untuk attack air to air, mampu untuk serangan dengan kendali komputer yang ada di pesawat,” ungkapnya.

Setelah mampir di Lanud Halu Oleo, direncanakan squadron 21 akan melanjutkan operasi menuju ke Lanud Pattimura, Ambon  dan continue operasi ke Lanud El-Tari, Kupang dengan menyesuaikan perintah apalabila situasi berubah.

“Kita patroli udara rutin untuk mengamankan wilayah Sulawesi-Maluku dari ancaman pesawat asing yang masuk ke wilayah ini, sampai saat ini wilayah udara Sulawesi masih aman,” kata Letkol Pnb Dedi Iskandar, lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1998 yang punya julukan Frost Wolf tersebut.

Reporter: Rian Adriansyah.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.