Iklan Clarion

Festival Pulau Tomia Resmi Dibuka

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Bupati Wakatobi, Arhawi resmi membuka Festival Pulau Tomia secara simbolik, dengan pemukulan gong di Lapangan Baskara, Kecamatan Tomia. Rabu (3/11/2016). Festival Pulau Tomia yang baru pertama kali dilaksanakan ini mengangkat tema “Waliako Sofo to Fila” yang berarti pergi pulang kembali.

Acara yang penuh dengan nuangsa adat kesultanan buton ini, turut dihadiri anggota DPD RI, Wa Ode Hamsina Bolu, Ketua DPRD Wakatobi, Muhamad Ali bersama jajaran, pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan daerah (Forkopimda), Kepala SKPD lingkup Pemda Wakatobi, para Sarah (ketua adat) se-Wakatobi, Kepala Desa se-Pulau Tomia serta kerukunan perantau masyarakat Tomia.

Ketua DPRD Wakatobi, Muhamad Ali dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan festival ini, karena dalam acara ini tradisi dan adat yang telah lama hilang kini dibangkitkan kembali.

“Sebagai putra daerah Tomia, saya bersyukur karena dilahirkan didaerah yang masyarakatnya melindungi dan memelihara adat istiadatnya. Sehingga dengan acara ini masyarakat Pulau Tomia yang telah merantau puluhan tahun di negeri orang pulang kembali ke Tomia,” kata Muhamad Ali.

Ia juga meyakini, dengan persatuan dan kekuatan adat yang ada, kabupaten Wakatobi akan bersaing bahkan akan lebih maju bila dibandingkan dengan daerah .

Sementara itu Bupati Wakatobi, H. Arhawi dalam sambutannya mengatakan, bila masyarakat Wakatobi bersatu untuk menegakkan agama dan adat maka kita akan hidup rukun dan sejatera.

Arhawi juga menjelaskan, dirinya merasa bangga bisa hadir diacara ini. Karena acara dengan adanya acara ini mayarakat Pulau Tomia yang merantau puluhan tahun semua balik dan bersatu untuk mengsukseskan acara ini.

Ia juga berharap kepada masyarakat wakatobi yang ada di perantawan bisa menyumbangkan ide atau pemikirannya untuk bersama-sama membangun Wakatobi yang lebih sejaterah.

“Saya tahu masih banyak saudara-saudara saya yang jago-jago di luar sana, tapi jangan hanya jago di luar sana tapi mari kita bersama-sama bersatu untuk membangun Wakatobi,” harap Arhawi.

Kedatangan Bupati bersama rombongan yang menggunakan Spit Boat pada Kamis (3/11/2016) pagi diiringi dengam parade perahu dan sesampainya di pelabuhan disambut dengan tari Lutunani dan Askara marhaban.

Acara ini juga di meriahkan dengan tari sajo mo’ane, karnaval pakaian masyarakat maritim, tari kolosal, pelaksanaan ritual maritim, ritual siri  wale dan manga levu-levu, peninjauan hakarasia’a (kuliner)  buenga (ayunan) Ba’e-Ba’e dan safaraa.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.