Iklan Clarion

Forum Puspa Latih Perempuan Konawe Buka Usaha Berbahan Baku Lokal

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Sulawesi Tenggara, menggelar pelatihan keterampilan usaha berbasis komunitas, Kamis (6/12/2018). Kegiatan ini menyasar pengembangan usaha rumah tangga yang menggunakan bahan baku lokal.

Kegiatan pelatihan berlangsung di Aula Kecamatan Soropia yang diikuti para perempuan pegiat komunitas dan pengurus PKK di Kecamatan Soropia, Wawotobi serta Tongauna. Acaranya sendiri akan berlangsung hingga 8 Desember mendatang.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sultra, yang diwakili oleh salah satu kepala bidangnya Sumartin. Turut hadir juga perwakilan dari DP3A Konawe.

Sumartin dalam sambutannya mengungkapkan, pihaknya sendiri punya banyak program pengembangan usaha untuk masyarakat. Khususnya usaha mikro yang biasanya diberi bantuan permodalan secara cuma-cuma dari pemerintah.

“Kalau usaha mikro, kami biasa beri bantuan minimal sejuta. Itu untuk tahap awal. Kalau usahanya dikemudian hari berkembang pesat kami akan bantu permodalan lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Puspa Sultra, Hasmida Karim, menuturkan pelatihan kali ini akan fokus mengembangkan usaha rumah tangga (home industry). Namun, akan dikelola dengan berbasis komunitas.

“Kali ini juga kita akan fokus pada pelatihan mengolah bahan baku lokal. Misalnya, olahan sagu yang merupakan pangan lokal di Konawe. Untuk ibu-ibu di Soropia yang merupakan daerah pesisir juga akan dilatih mengolah ikan jadi abon,” terangnya.

Untuk pelatihan tersebut, lanjut Hasmida, pihaknya sendiri akan menghadirkan pelatih yang selama ini punya usaha di bidang pengolahan sagu dan abon ikan. Pengusaha tersebut merupakan perempuan yang selama ini dibina oleh Aliansi Perempuan (Alpen).

“Kita berharap, outputnya nanti melahirkan kelompok-kelompok usaha kreatif dan bisa memandirikan para perempuan,” tambahnya.

Untuk diketahui, Forum Puspa Sultra banyak memfokuskan kegiatannya di Konawe. Tujuan pencapaian programnya sejalan dengan misi dari Kementerian P3A RI, yakni three ends. Maksudnya, mengakhiri kekerasan perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan manusia, dan mengakhiri kesenjangan sosial.

Laporan: Mas Jaya
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.