Gala Dinner FKMA Asean VI: Ajang Silaturahmi, Besarkan Budaya antar-kesultanan/kerajaan

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Gala dinner adalah salah satu rangkaian Festival Keraton Masyarakat Adat (FKMA) Asean VI di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Senin (18 November 2019). Tamu dalam dan luar negeri kini berada di “Kota Seribu Benteng” tersebut untuk memeriahkan festival selama empat hari atau 18-21 November 2019.

Gala dinner FKMA dihadiri ratusan peserta dari 60 kontingen. Ketua umum Forum Silauramhmi Keraton Nusantara (FSKN) yang merupakan Sultan sepuh XIV Kesultanan Cirebon, Arief Natadiningrat menjadi salah satu tamu tersebut.

Rangkaian acara disebutkan Arif pada sambutannya setelah makan bersama di pelataran kantor wali kota Baubau, palagimata, Senin 18 November 2019.

“Nanti akan ada musyawarah raja dan sultan se-nusantara, tarian kolosal, karnaval budaya, serta pagelaran seni dan budaya, ada juga pameran benda-benda kuno,” terang Arief Natadiningrat dalam sambutannya di pelataran Kantor Wali Kota Baubau, kawasan Palagimata.

Arif mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Baubau yang peduli akan budaya dan bersedia menjadi lokasi penyelenggaraan FKMA yang sebelumnya telah berhasil dilaksanakan di beberapa kota, yaitu FKMA I di Denpasar pada 2007; FKMA II di Lombok pada 2010, FKMA III di Kendari pada 2014, FKMA IV di Bandung pada 2017, dan FKMA V di Sumenep (Jatim) pada 2018.

Wali Kota Baubau, AS Tamrin berharap dengan adanya FKMA ini seluruh kesultanan dan kerajaan di Indonesia bersama-sama membesarkan dan mempertahankan budaya di masing-masing daerah, selain itu menumbuhkan kekompakan di antara masyarakat.

“Rumus kekuatan adalah kekompakan, masyarakat yang solid dan bersatu padu meskipun adanya perbedaan adat dan budaya,” ucap Tamrin.

“Jikalau ada kekurangan dalam acara ini diharapkan dimaklumi, kita saling mengisi semuanya hingga acaranya selesai,” sambungnya.

Turut hadir pada gala dinner FKMA adalah staf khusus Kemenko Kemaritiman Ibnu Jorif, Asisten ESDM Sulawesi Tenggara yang diwakili Sekda Sultra La Ode Mustari, Forkopimda Sultra dan Kota Baubau.

(Baca juga:

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.