SUARA

Ganti Perangkat Desa Secara Serentak, Kades Lowu-Lowu Diminta Rangkul Warganya

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Ganti perangkat secara serentak menyebabkan Kepala Desa Lowu lowu, Kecamatan Gu, Karim Wendo diundang rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD, Pemerintah yang diwakili Asisten I Pemda Buteng Waode Nurlia, organisasi perangkat daerah yang terkait, dan beberapa masyarakat Desa Lowu lowu (perangkat lama) di Aula Kantor DPRD Buton Tengah, Senin (3/2/2020).

Rekomendasi bersama yang dilahirkan diantaranya, kepala desa harus merangkul warganya tanpa harus menggati nama-nama perangkat desa yang baru diangkatnya.

Ketua Komisi I Saadia, yang memimpin rapat didampingi La Ode Alim Alam mengatakan, bahwa pemberhentian perangkat desa adalah wewenang penuh kepala desa terpilih tentu dengan regulasi dan mekanismenya atau sesuai periode.

“Kades Lowu lowu diminta merangkul Warganya, soal Surat Keputusan Kepala Desa baru yang dibuat Karim Wendo yang dalamnya ada beberapa poin terdapat kesalahan akan dilakukan perbaikan seperlunya,” kata Saadia.

yamaha

Tidak hanya itu, Saadia dalam membacakan rekomendasi juga meminta Kepala desa yang baru, harus melakukan musyawarah desa sebelum bertindak dan mengambil keputusan.

“Selanjutnya ada hal atau kegiatan lainya harus melalui musyawarah dan konsultasi dengan pihak terkait termasuk masyarakat desa,” kata Saadia.

Untuk diketahui RDP ini dibahas karena adanya tuntutan masyarakat Desa Lowu Lowu yang menilai kepala desa mereka yang belum sebulan dilantik, sudah mengganti para perangkat desa lama dengan yang baru. Bentuk perlawanan keras dari sebagian masyarakat desa setempat adalah melakukan aksi demonstrasi dan pengaduan ke DPRD Kabupaten Buton Tengah (Buteng) yang dilakukan pada hari Senin (27/1/2020) lalu.

Laporan: Muhammad Shabuur
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.