Genjot SDM, ABTI Sultra Helat Pelatihan Pelatih

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pengurus Provinsi (Pengprov) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) melaksanakan pelatihan pelatih tingkat dasar. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 21-25 November 2018 di salah satu hotel di Kota Kendari, diharapkan bisa meningkatkan kualitas sumber daya pelatih bola tangan di Sultra.

Ketua Panitia Pelatihan, Sri Harlinarti, menuturkan pihaknya menargetkan peserta sebanyak 100 orang yang berasal dari semua kabupaten/kota di Sultra. Mereka akan mengikuti pelatihan untuk mendapatkan sertifikasi pelatih tingkat dasar. Apalagi ABTI Sultra menghadirkan pemateri yang kompoten dan berpengalaman dalam olahraga bola tangan.

“Dalam kegiatan ini kami banyak melibatkan pengurus KONI kabupaten kota, guru dan TNI Polri. Untuk pengurus KONI kabupaten kota kami harapkan agar bisa membentuk pengurus cabang di daerahnya. Kemudian untuk guru dan TNI Polri kami harapkan mereka mengembangkan olahraga ini dengan baik,” ungkapnya, Rabu (21/11/2018).

Ketua ABTI Sultra itu juga menyampaikan bahwa sumber anggaran kegiatan tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemennpora). Hal tersebut sesuai dengan program kementerian yang ingin mencetak 100 ribu pelatih selama 2018.

“Kami berharap para memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan pengetahuan tentang kepelatihan bola tangan. Apalagi ini kegiatan pertama di Sultra, dan ditindaklanjuti dengan beberapa kegiatan kepelatihan kedepannya” jelasnya.

yamaha

Kabid Pembudayaan Olahraga Diskepora Sultra, Hj Haslina Tusman, menuturkan pihaknya mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh ABTI Sultra. Pelatihan tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusan cabor untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber manusia dalam olahraga bola tangan.

“Kami berharap cabor ini akan terus berkembang sehingga bisa melahirkan atlet berprestasi kebanggaan daerah,” ujarnya.

Kabid Peningkatan Mutu Pelatih Asdep Tenor Deputi IV Kemenpora, Yuslan, mengungkapkan cabor ABTI perlu menjadi perhatian untuk dikembangkan dengan baik. Pasalnya, olahraha bola tangan tersebut merupakan salah satu cabor yang dipertandingkan di olimpiade.

“Kami berharap bola tangan ini bisa tumbuh dan berkembang menjadi olahraga unggulan daerah kedepannya,” tutupnya.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.