GMT di Manokwari Berdurasi Dua Jam

SULTRAKINI.COM: PAPUA – Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016 menjadi fenomena alam yang terjadi satu kali lintasan dengan berdurasi waktu yang berbeda. Momen ini pernah terjadi sekitar 350 tahun lalu sepanjang sejarah.Antusias warga Manokwari Jayapura untuk melihat GMT yang hanya melintasi Indonesia dan bisa dilihat di 12 provinsi saja ini, cukup tinggi. Termasuk di Maluku Utara, Ternate dan Manokwari Papua Barat untuk kawasan timur Indonesia.Informasi yang diperoleh SULTRAKINI.COM di Provinsi Papua Barat tepatnya di Kabupaten Manokwari, pada Rabu pagi hari, GMT mengalami durasi terpanjang di wilayah tersebut, meskipun berbeda dengan daerah lainnya yang dilintasi gerhana matahari.Kepala BMKG Stasiun Rindani Manokwari, Denny Putiray mengatakan, GMT di wilayah Papua Barat mengalami durasi terpanjang hingga memakan waktu 2 jam, 52 menit, 21,5 detik.\”Durasi GMT terjadi di Kabupaten Manokwari akan terjadi dengan waktu terpanjang yakni selama 2 Jam, 52 menit, 21,5 detik,\” kata Denny Putiray, Rabu (9/3/2016) pagi.Pantauan kontributor SULTRAKINI.COM yang ikut mengamati proses Gerhana Matahari Total di wilayah Papua Barat, terjadi pukul 08.00-11.30 WIT. Yakni ketika Matahari ditutupi bulan dan menyisakan lingkar cahaya menyerupai cincin dengan warna kemerahan.(C)Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.