Iklan Clarion

Goresan Prestasi Atlet Muna, Kembalikan Kejayaan Olahraga

SULTRAKINI.COM: MUNA – Laode Diyrun, optimis membawa nama Kabupaten Muna sebagai juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII di Kabupaten Kolaka pada Desember 2018.

Hal itu diungkapkannya pasca secara resmi dikukuhkan sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Muna oleh Ketua KONI Sultra, Lukman Abunawas di aula Galampano Kantolalo, Jumat (9/3/2018) malam.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Menurutnya, pada 2011 Muna mencatat nama sebagai peringkat kedua juara umum pada Porprov ke-XI di Konawe Selatan, kemudian pada Porprov ke-XII Muna justru merosok ke peringkat lima dengan mengoleksi 47 medali emas, 47 perak, dan 48 medali perunggu. Berdasarkan data tersebut, dia berharap di Porprov ke-XIII, Muna harus kembali mencatatkan nama sebagai juara umum di ajang bergensi 4 tahun sekali itu.

“Berangkat dari kondisi ini, Insya Allah KONI Muna sekarang yang didukung teman pengurus handal, kami nyatakan tekad untuk kembalikan kejayaan olahraga Kabupaten Muna. Ini untuk mendukung visi dan misi Bupati Muna sebagai Muna yang kuat, mandiri, berdaya saing, dan bermartabat,” kata Laode Diyrun dalam sambutannya.

Ketum KONI Sultra, Lukman Abunawas menginginkan KONI Muna dibawah nahkodai Laode Diyrun, membawa harapan baru untuk Muna khususnya dalam menghadapi Porprov ke-XIII di Kabupaten Kolaka.

“Muna bertabur atlet yang mempunyai kualitas nasional maupun internasional. Salah satu keunggulan Muna ,seperti cabang olahraga dayung dan penyumbang atlet Sultra banyak berasal dari Muna,” terang Lukman Abunawas.

Bupati Muna, LM. Rusman Emba mengungkapkan dengan struktur kepengurusan KONI Muna baru, yang dijabati oleh para pengurus dengan kemampuan tidak diragukan lagi, dia turut mendukung target utama Muna di Porprov ke-XIII sebagai juara umum. Dia berpesan, KONI Muna segera melakukan konsolidasi besar-besaran.

Ditambahkannya, bentuk konsisten Pemerintah Daerah dalam mendukung pengembangan olahraga di Muna, salah satunya mencetuskan pembangunan stadion sepak bola dengan memasukan anggaran senilai Rp 1,5 miliar dari ABPD Muna.

“Anggaran jadi dasar pembangunan sembari mencari bantuan dari pos lain, seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga,” tutupnya.

 

Laporan: Arto Rasyid

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.