SULTRAKINI.COM: KOLAKA - Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GPMKS) "Untuk Persatuan Indonesia" digelar serangkaian Kirab Pemuda Tahun 2017 di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, tepatnya Gedung Islamic Center Kolaka, Rabu (22/11/2017).

GPMKS Kirab Pemuda di Kolaka Dihadiri Ribuan Jamaah
Pembacaan Kitab suci pada kegiatan GPMKS serangkaian Kirab Pemuda Tahun 2017 di Titik Singgah Provinsi Sultra di Kabupaten Kolaka, Rabu (22/11), di Gedung Islamic Centre Kolaka. (Foto: Kemenag Kolaka/SULTRAKINI.COM)

Kegiatan yang dihadiri Asisten Deputi Kapasitas Pemuda Kemenpora DR. Alman Hudri, bersama Peserta Inti Kirab Pemuda utusan dari seluruh provinsi di Indonesia tersebut, melibatkan sekitar lebih dari seribuan jamaah, meliputi para Pemuka Agama bersama 900 peserta dari unsur perwakilan pemuda dari semua agama di Kolaka. Termasuk ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kolaka, MA Pondok Pesantren (PonPes) Al Mawaddah WaRrahmah serta para santri dari sejumlah Pondok Tahfidz Al Quran (Hafal Al Quran).

Hadir pula dalam kesempatan itu, Asisten I Setda Kolaka, Muhammad Bakri, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kolaka Hasbir Jaya Razak, Kepala Kantor Kementerian Agama Kolaka Abdul Aziz Baking, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Agus Ramadhan bersama seluruh tokoh agama, serta sejumlah Muballigh di Kabupaten Kolaka.

Giat GPMKS “Untuk Persatuan Indonesia” yang digelar serangkaian Kirab Pemuda Tahun 2017 di Titik Singgah Provinsi Sultra di Kabupaten Kolaka, Rabu (22/11), di Gedung Islamic Center Kolaka. (Foto: Kemenag Kolaka/SULTRAKINI.COM)

Asisten Deputi Kapasitas Pemuda Kemenpora, Alman Hudri mengatakan kegiatan pemuda membaca kitab suci untuk meningkatkan nilai-nilai agama.

Menurutnya hal itu harus dijadikan implementasi di tengah masyarakat dengan jiwa toleransi antar-umat beragama apalagi dilakukan oleh pemuda. “Dengan kesadaran pemuda bisa mengimplementasikan apa yang terkandung di dalam masing-masing kitab suci,” kata Alman.

Asisten I Setda Kolaka yang mewakili Bupati, Muhammad Bakri di Kolaka mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian di mana Kabupaten Kolaka menjadi salah satu titik singgah kirab Pemuda Nusantara di Sulawesi Tenggara.

“Kita salut dan memberikan apresiasi tinggi kepada Kemenpora yang menjadikan Kolaka sebagai salah satu titik singgah kirab pemuda,” katanya.

Menurutnya gerakan pemuda membaca kitab suci bertujuan mempererat tali silaturahmi antar-umat beragama sehingga jiwa toleransi bisa dijunjung tinggi.

Pada sesi pembacaan Kitab Suci yang dipandu oleh masing-masing pemuka agama dan tokoh pemuda perwakilan agama, dilakukan secara beurutan, mulai dari Agama Budha, Hindu, Kristen Protestan, Katholik, dan Islam.

Pembacaan Kitab suci pada kegiatan GPMKS serangkaian Kirab Pemuda Tahun 2017 di Titik Singgah Provinsi Sultra di Kabupaten Kolaka, Rabu (22/11), di Gedung Islamic Center Kolaka. (Foto: Kemenag Kolaka/SULTRAKINI.COM)

Usai pembacaan Kitab Suci, dilakukan pembacaan Deklarasi Damai Pemuda Lintas Agama yang dibacakan para pemuda perwakilan dari semua agama, dan selanjutnya penandatanganan Deklarasi oleh para pemuka agama, para pemuda perwakilan dari semua agama, serta unsur pemerintah meliputi unsur Kemenpora, Pemerintah Kabupaten Kolaka, Kadispora, Kepala Kantor Kementerian Agama dan Ketua FKUB Kolaka.

Panitia daerah GPMKS Kabupaten Kolaka, Syaifuddin Mustaming, usai kegiatan menjelaskan, subtansi dari bacaan Kitab Suci adalah terkait nilai-nilai kebajikan, persatuan dan persaudaraan yang pada hakekatnya menjadi anjuran semua agama.

“Tujuan GPMKS adalah untuk meningkatkan minat membaca Kitab Suci, meningkatkan nilai-nilai Keagamaan serta meningkatkan toleransi antar umat beragama,” jelas Pudo, sapaan akrab Syaifuddin Mustaming.

 

Sumber: GPMKS Kabupaten Kolaka

Asisten Deputi Kapasitas Pemuda Kemenpora Alman Hudri, Asisten I Setda Kolaka, Muhammad Bakri, KadisPora Kolaka Hasbir Jaya Razak, Kepala Kemenag Kolaka, Ketua FKUB Kolaka serta para Pemuka Agama dan Tokoh Pemuda Agama menandatangani Deklarasi Damai Pemuda Lintas Agama serangkaian acara Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci yang digelar di Gedung Islamic Center Kolaka; Rabu (22/11). (Foto: Kemenag Kolaka/SULTRAKINI.COM)

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations