Iklan Clarion

Gubernur dan Anggota DPRD Sultra Berikan Penghormatan Terakhir ke Joni Syamsuddin

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebelum diserahkan kepada pihak keluarga, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, beserta Ketua dan anggota DPRD Sultra memberikan penghormatan terakhir terhadap jenazah Almarhum Joni Syamsuddin di Ruang Sidang Paripurna Gedung DPRD Sultra, Selasa (13/11/2018).

Jenazah Almarhum Joni tiba dari Bandara Haluoleo diantar menggunakan mobil jenazah milik rumah sakit umum daerah Bahteramas, setelah sebelumnya dijemput oleh pihak sekrertariat dewan di bandara dari Makassar.

Di gedung Paripurna DPRD, Ali Mazi, Ketua DPRD Sultra, Abdul Rahman Saleh, beserta anggota DPRD memberikan upacara penghormatan terakhir sekaligus mendoakan jenazah almarhum.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga almarhum meninggal dunia dalam keadaan husnulkhatimah dan amal ibadahnya diterima disisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap Alimazi saat menyampaikan sepatah kata dihadapan jajaran anggota DPRD Sultra dan keluarga Almarhum, Selasa (13/11/2018).

(Baca: Sebelum Meninggal Anggota Dewan Ini Sempat Bahas APBD-P Sultra)

Diakui oleh Ketua DPRD Sultra, Abdul Rahman Saleh, semasa menjabat sebagai anggota DPRD Sultra periode 2014-2019, Almarhum Joni dikenal sebagai anggota yang memegang teguh prinsip hidup dan tidak pernah membangkang. Ditangannya selama menjabat sebagai Ketua Badan Legislatif (Pembentukan Raperda) sudah banyak perda yang dihasilkan olehnya.

“Saya baru tahu jam sembilan pagi tadi kalau beliau meninggal dunia, dikasitahu oleh Sekwan, saya sangat kaget. Beliau ini salah satu anggota dewan yang sangat baik dengan prinsipnya, ketika mengatakan A maka harus A, begitu juga B maka akan B,” terang Abdul Rahman Saleh sembari meneteskan air mata saat menyampaikan sepatah kata sebelum menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga.

Menurutnya, meski pun sudah sakit beliau masih bisa saja tersenyum dan sakitnya itu dia dapat sembunyikan, dan tidak pernah mengeluh sekali pun, selalu berjuang untuk kemaslahatan masyarakat Sultra.

“Orangnya baik, biar kita cela, dia tetap ketawa. Beliau juga ini kita kenal sangat kritis terhadap kebijakan untuk kepentingan masyarakat di Sultra,” sambungnya.

Almarhum Joni Syamsuddin, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Makassar sekitar pukul 03.30 waktu setempat, Selasa (13/11/3018). Setelah sebelumnya telah melakukan operasi gagal hati dan dinyatakan tidak sadarkan diri.

Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan akan dimakamkan di Kabupaten Kolaka, Rabu (14 November) siang.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.