Iklan Clarion

Gubernur Sultra Bekukan 15 IUP di Konawe Kepulauan

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pasca terjadi aksi unjuk rasa dari mahasiswa, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, membekukan 15 izn usaha pertambangan (IUP) di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan Konkep, Senin (11/3/2019) malam.

Ali Mazi mengatakan untuk menidaklanjuti keputusan tersebut ia juga membentuk tim investigasi untuk menyelidiki 15 IUP yang ada di Konkep.

” Kalau setelah diselidiki, ada yang menyalahi aturan, kita cabut secara permanen,” kata Ali Mazi.

Selain itu,ia juga mecopot Kepala Satpol PP Sultra, Eman Jaya akibat kericuan unjuk rasa di Kantor Gubernur Sultra pada Rabu (6/3/2019) lalu.

“Saya sudah tandatangani pergantian Kasatpol PP dengan pelaksana tugas hari ini, Hari Jalu,” kata Ali Mazi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa terjadi Senin siang tadi sebagai buntut aksi unjuk rasa penolakan aktivitas perusahaan tambang di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, yang terjadi pekan lalu.

Aksi tersebut berakhir ricuh. Beberapa wartawan yang melakukan peliputan di lokasi aksi unjuk rasa, juga menjadi sasaran para demonstran. Dua diantaranya terkena lemparan baru.

Bahkan salah satu kendaraan roda empat milik reporter TV One biro Sultra, mengalami kerusakan parah setelah dihantam pengunjuk rasa.

Salah satu anggota polisi yang menjadi korban pada bentrokan mahasiswa itu, diketahui Kepala Koordinator Sekretaris Pribadi (Korspri) Kapolda Sultra, Kompol Agung Basuki.

Akibatnya beberapa mahasiswa juga sempat ditahan pihak kepolisian, agar kericuhan tidak berlanjut dan semakin luas. Namun karena situasi sudah mulai kondusif, maka para mahasiswa yang ditahansudah dilepas tanpa ada tindakan kekerasan.

Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.