SUARA

Gubernur Sultra Dapat Kado Mahkota Emas dari Pengusaha Korea

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam, mendapat hadiah istimewa dari pengusaha asal Korea berupa mahkota emas 24 karat dan batu giok hijau asli. Mahkota ini merupakan replika bentuk asli yang ada di Museum Nasional Korea yang digunakan pada masa Dinasti Silla, sekitar abad ke-5 dan 6. Memiliki tinggi 63,5 cm, lebar 51,5 cm dan diameter 20 cm.Mahkota ini dianugerahkan kepada Gubernur sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan atas kepemimpinan Nur Alam, untuk program pertukaran pemuda dan kerjasama bisnis antara Korea dan Indonesia. Pemberian mahkota dilakukan Mr. Kwan pengusaha asal Korea, pada acara pergantian tahun 2016 di Pulau Bokori Kendari.Kwan mengatakan, pihak Korea hanya memberikan penghargaan ini di Indonesia kepada dua orang, yaitu untuk Ketua DPD RI Irman Gusman dan Gubernur Sultra Nur Alam.”Mahkota ini dibawa dan dikawal dari Korea oleh peserta Bahteramas Bisnis Inkubator Akademi gelombang ketiga. Tahun lalu Gubernur Sultra Nur Alam berkunjung ke Korea dan menandatangani program kerja sama Bisnis Inkubator. Dan selama setahun terakhir, program telah diaplikasikan oleh BBIA dengan adanya pengiriman tiga gelombang pemuda ke Korea untuk mempelajari agroindustry korea,” jelas Mr. Kwan.Kata Mr. Kwan, Sultra juga menjadi tempat untuk kantor 4-H Indonesia, sebuah organisasi yang mengembangkan kepemimpinan, tanggungjawab dan kemampuan dari para pemuda melalui pelatihan program dan kegiatan kepemudaan.”Kami harapkan melalui program ini, para pemuda dapat meningkatkan perkembangan daerah maupun negaranya,” imbuh Mr.Kwan saat ditemui usai acara pergantian tahun, Jumat (1/1/2016).Mahkota ini merupakan satu-satunya mahkota dari Dinasti Silla yang memiliki puncak 4 cabang berbentuk pohon. Mahkota ini dibuat secara Hand Made (buatan tangan) dan memiliki detail-detail yang sangat unik, memberikan keindahan yang sangat mendalam.”Kami juga mengharapkan dengan penganugerahan mahkota ini, gubernur kita dapat memimpin Sulawesi Tenggara menjadi semakin maju dan berkembang hingga mencapai puncaknya,” imbuh Mr. Kwan.Gubernur Sultra, Nur Alam mengaku, pemberian penghargaan ini merupakan prestasi bagi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan di Sultra. “Saya diberikan penghargaan mahkota ini bukan untuk prestasi pribadi saya, tetapi hasil kerja keras semua SKPD yang terkait dan juga pengembangan Provinsi Sultra,” ujar Nur Alam.Dia berharap, pada 2016 semua SKPD dan instasi pemerintah meningkatkan kinerja agar menghasilkan yang lebih baik. Dia juga menyinggung tentang pengembangan Pulau Bokori, bahwa perlu terus ditingkatkan pengelolaannya seperti pengerjaan pengerukan pantai agar lebih tinggi dari laut, sehingga dapat digunakan sebagai sarana olahraga lapangan golf laut nantinya.Laporan: Merry Malewa
Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.