Gubernur Sultra Luncurkan Beras Premium Cap Anoa

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Bulog Devisi Regional Sultra meluncurkan beras unggulan jenis premium hasil pemuliaan padi varitas konawe dan mekongga, dengan nama Beras Premium Cap Anoa Sultra.

 

Beras jenis baru ini, diluncurkan Gubernur Sultra, Nur Alam, Rabu (15/6/2016) bersamaan dengan peresmian Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara yang telah selesai direnovasi, dengan anggaran sebesar Rp7,5 miliar.

 

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sultra, Muhammad Nasir mengatakan, Sultra mampu menunjukkan jati diri sebagai daerah surplus beras. Catatan produksi beras, tahun 2015 lalu mencapai 125 ribu ton dan diperkirakan terus meningkat dengan program nasional.

 

\”Program yang kami maksudkan yakni upaya khusus swasembada pangan strategis yang terdiri dari jagung, beras, kedelai, dan daging. Sedangkan untuk produksi beras kualitas premium ini, Gubernur Sultra, Nur Alam ikut merancang dalam kemasan dengan baik dan diberi nama beras premium cap Anoa Sultra,\” ujar Muh Nasir pada SULTRAKINI.COM.

 

Dikesempatan yang sama, Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sultra, La Ode Amijaya Kamaluddin menjelaskan, jumlah stok tidak terbatas karena produksi yang ada sudah dipersiapkan sebanyak 5000 ton untuk beras premium. Untuk saat ini kemasan kemasan yang tersedia, yakni untuk ukuran 10 kilogram dengan harga Rp130 ribu.

 

Menurutnya juga, Bulog Sultra memiliki mesin pengolahan beras jenis premium yang bahan bakunya dari padi produksi varitas lokal. Beras premium Cap Anoa Sultra ini, akan ditawarkan ke hotel dan restoran yang ada di Sultra dengan harga Rp12 ribu per kilogram. \”Nama produk ini, kita pakai Anoa yang sudah identik dengan nama Anoa Sultra,\” tutupnya.

 

Ditempat yang sama, Gubernur Sultra, Nur Alam menyampaikan apresiasinya, atas upaya yang dilakukan Dinas Pertanian dan Bulog Sultra yang memberikan inovasi berasi tersebut. Menurutnya, Beras Cap Anoa Sultra merupakan identitas strategis dan ukuran martabat para petani di Sultra.

 

\”Saya menilai dengan adanya beras inovasi baru, semakin menunjukkan identitas kita hingga ke tingkat nasional,\”t utup Nur Alam.

 

Rabu (15/6/2016) di kantor dinas pertanian dan peternakan Provinsi Sultra yang dirangkaikan buka puasa bersama.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.