Gudang Dinas Perikanan Muna Terbakar, Bantuan Nelayan Ludes

SULTRAKINI.COM: MUNA – Akibat dilalap si jago merah, seisi gudang Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Muna ludes dan menjadi arang. Peristiwa ini terjadi pada Minggu, (20/3/2016). Atas kejadian, sejumlah isi gudang seperti 2 buah mesin pemecah es balok, alat tangkap ikan dan gabus ikan termasuk perlatan kantor ludes terbakar. Menurut penjaga gudang La Ode Anas, kejadian ini bermula saat dua angota kelompok nelayan dari Desa Kolese yakni Ariudin, dan Sabaru datang mengambil bantuan alat-alat nelayan di Kantor Perikanan Kabupaten Muna sekitar pukul 11.00 Wita. Selanjutnya, dengan ditemani penjaga dua nelayan tersebut mengambil alat-alat bantuan di gudang penyimpanan, yang terletak bersebelahan dengan Kantor Perikanan.Bantuan yang diambil adalah, mesin katinting 5 unit, pukat 40 pec, tali 10 gulung, timah 100 kg, gabus ikan 10 buah dan sendal pelampung 2 karung.\”Mereka sudah ambil mi bantuannya dan sudah di luarmi semua, setelah itu gudang saya kunci kembali, tapi tidak lama Harudin minta kunci gudang katanya dia mau ambil tali, setelah dia ambil tali, kuncinya dia kasi kembali sama saya, kebetulan saya duduk depan kantor, tidak lama saya lihat asap dari dalam gudang dan dengan cepat api langsung besar,\” cerita Anas.Salah satu nelayan dari Kolese, Sabaru, mengaku tidak menyangka bahwa gudang akan terbakar usai ia bersama rekannya itu datang mengambil bantuan. \”Saya disuruh ambil bantuan kelompok jaring, mesin honda, nilon timah, sejak dari jam 10 datang untuk menemui orang perikanan, karna kesepakatannya kita ambil hari ini. waktu itu, dalam gudang ada dua orang yaitu penjaga gudang. Tapi kami tidak menyangka kenapa sampai ada kebakaran,\”ucapnya.Memang saat masuk dalam gudang untuk mengambil tali kata Sabaru, Ia menggunakan api rokok untuk memotong tali. \”kita masuk ambil tali, tapi karena tidak ada pisau, akhirnya tali dipotong pakai api rokok, habis itu langsung kita keluar,\”katanya.Harudin yang juga teman Sabaru menuturkan, saat barang dikeluarkannya dari gudang belum terjadi kebakaran. Olehnya itu, Dirinya tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab kebakaran itu. Dia mengakui saat berada dalam gudang, dia merokok, namun puntung rokoknya telah dimatikannya.\”Yang jelas barang kita bawa keluar, waktu keluar belum terjadi kebakaran, kita keluar bersamaan.  Jadi, Saya juga tidak tau apa penyebabnya. Saat didalam memang merokok, putung rokok juga kita matikan. Saat terbakar kita belum berangkat karena tadi kita masih duduk karena masi panas matahari. Tiba-tiba kita liat gudang sudah terbakar,\”ujarnya.Atas kejadian ini, satu nelayan Kolese bernama Harudin langsung di bawa di Polsek Katobu untuk diminta keterangannya. Sedangkan, Sabaru di ijinkan pulang ke Kolese kecamatan Pasikolaga dengan membawa bantuan dari DKP tersebut.Dinas Perikanan Kabupaten Muna belum merilis berapa kerugian materil atas kebakaramn Gudang Penyimpanan Perikanan itu. Namun ditaksir, kerugiannya hingga ratusan juta rupiah.(C)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.