Iklan Clarion

Guru dan Osis SMPN 1 Wonggeduku Kaget Kepseknya Tertangkap Kasus Judi

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Penangkapan pelaku judi termasuk Kepala SMPN 1 Wonggeduku oleh tim Polsek Pondidaha ternyata belum tersiar di lingkup sekolah. Banyak yang mengira kalau Agus Sahrun, sedang keluar melakukan urusan dinas.

Sultrakini.Com mencoba menyambangi SMPN 1 Wonggeduku pada Rabu (9/5/2018) siang. Suasana sekolah tampak ramai dan sepertinya sedang tak ada aktivitas pembelajaran. Para siswa terlihat terpencar di lapangan, di teras gedung dan di ruang kelas yang riuh.

Awak media kami pun coba mencari Ketua OSIS nya. Salah seorang siswi kemudian menawarkan diri untuk memanggil ketua organisasinya yang sedang berada di dalam kelas.

Tak lama, salah seorang gadis mungil nan cantik pun keluar. Dialah Tiara Pratiwi, sang Ketua OSIS. Kepada gadis berjilbab itu, awak media kami mencoba memastikan nama kepala sekolahnya (Kepsek). Tiara pun menyebut nama Agus Sahrun.

Saat ditanya bagaimana ia menilai sosok Kepseknya selama ini, ia menjawab cukup baik. Bahkan untuk kegiatan-kegiatan OSIS Agus sangat perhatian.

“Kalau ada program OSIS bapak sangat mendukung,” ujarnya.

Lalu, saat ditanya apakah Tiara sudah mendengar kabar penangkapan Kepseknya akibat berjudi, anak itu tampak menunjukan ekspresi kaget. Dia pun menjawab belum mendengarnya.

“Baru dengar kabarnya ini,” katanya.

Baca Juga

Awak media kami pun kemudian ke ruang dewan guru. Di sana, salah seorang guru tampak sedang sibuk mengetik di depan laptopnya. Dia adalah Ngadiun, guru IPS di sekolah itu.

Saat ditanya tentang penangkapan pimpinannya, ia pun menunjukan ekspresi yang agak kaget. Katanya, ia baru saja mengetahui kabar tersebut dari awak media kami juga.

Lalu, apakah tidak ada kecurigaan para guru dengan ketidakhadiran Agus di sekolah? Ngadiun mengaku, para guru mengira kepala sekolah berada di luar dalam rangka agenda dinas.

“Setahu saya beliau hari ini sedang ikut Musyawarah Kerja Kepala Sekolah tingkat Kabupaten di Soropia. Kebetulan saya sendiri yang printkan SPPD-nya. Makanya tidak bertanya-tanya lagi,” katanya.

Atas kejadian itu, Ngadiun menyayangkannya. Setahu dia, pimpinannya selama ini cukup baik dalam menahkodai sekolah.

“Selama ini bapak cukup baik memimpin sekolah,” pungkasnya.

Dihimpun SultraKini.Com, Agus bersama dua rekan judinya diciduk tim Polsek Pondidaha, hari Selasa sekira pukul 23.45 Wita. Di tangan pelaku, polisi mengamankan kartu joker dan uang senilai Rp 320 ribu yang diduga dipakai taruhan judi.

 

 

Laporan: Mas Jaya

Komentar
Loading...