SULTRAKINI.COM: KONAWE - DPRD Konawe akhirnya menyematkan nama mantan Ketua DPRD Konawe, H. Abdul Samad sebagai nama gedung utama lembaga legislasi tersebut.

'H. Abdul Samad' Disematkan Sebagai Nama Gedung Paripurna DPRD Konawe
(foto kiri) Mantan Ketua DPRD Konawe, H. Abdul Samad. (foto kanan) Gedung Paripurna DPRD Konawe yang telah diberi nama 'H. Abdul Samad' (Foto: Mas Jaya/SULTRAKINI.COM)

Gedung utama tempat disematkannya nama Ketua DPRD Konawe yang pertama itu merupakan gedung paripurna. Di gedung itu pula tempat berkantor, Ketua DPRD Konawe dan dua wakilnya, serta Badan Kehormatan DPRD Konawe.

Terkait penyematan nama tersebut SultraKini.Com mencoba melakukan konfirmasi ke Kepala Sub Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Konawe, Heri Asma. Ia menjelaskan, untuk penamaan gedung, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)nya sudah dibahas. Saat ini pihaknya tinggal menunggu evaluasi dan rekomendasi gubernur untuk penetapannya.

Heri juga menerangkan, nama Raperdanya, yakni Pemberian Nama Gedung dan Tempat Fasilitas Umum di Kabupaten Konawe. Raperda tersebut kata dia merupakan Raperda inisiatif DPRD Konawe tahun 2017.

"Pembahasannya baru selesai tiga Minggu yang lalu. Kebetulan Ketua Pansusnya ibu Husniah (Ketua Komisi III)," jelasnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (27/12/2017).

Lanjut Heri, dengan adanya Raperda tersebut, nantinya semua nama gedung dan fasilitas, baik umum maupun milik pemerintah akan diberi nama tokoh-tokoh Konawe. Penyematan diberikan kepada mereka yang masih hidup maupun telah meninggal.

"Tokoh-tokoh Konawe maksudnya adalah masyarakat Konawe yang dianggap berjasa mulai dari zaman penjajahan, zaman kemerdekaan, zaman orde baru, zaman reformasi, dan zaman sekarang ini, baik pejabat maupun masyarakat biasa," terangnya.

Ketua DPRD Konawe, Gusli Topan Sabara cukup mengidolakan sosok Abdul Samad. Ia menyebut, mantan Ketua DPRD Konawe itu sebagai sosok politisi yang paripurna. Tak ada masalah daerah yang tak mampu ia selesaikan lewat tangan dinginnya. Sehingga warga Konawe raya (Konawe, Konsel Konut dan Konkep) kata Gusli, pasti mengenal dengan baik sosok tersebut.

"Lima tahun saya bersama beliau. Sebelum menjadi seperti saat ini, saya banyak belajar kepada beliau tentang cara mengelola DPRD dengan baik," ujarnya kepada SultraKini.Com saat diminta tanggapannya terkait sosok Abdul Samad Agustus 2017.

Sebagaimana diketahui, Abdul Samad, lahir di Asinua, 25 Maret 1943. Sebelum terjun kedunia politik, ia mengabdikan dirinya sebagai pamong praja. Jabatan yang pernah ia duduki antara lain, Wakil Camat Kendari (1974-1977), Camat Ranometto (1977-1985), Kabag Tata Hukum, Sekretariat Dati II Kendari (1985-1986), Camat Mandonga (1986-1989), Kabag Pemerintahan Kabupaten Kendari (1989-1994), Kadis Pendapatan Kabupaten Kendari (1994-1997), Anggota DPRD Kabupaten Kendari (1997-1999), Ketua DPRD Kabupaten Kendari (1999-2004) dan terakhir menjadi Ketua DPRD Kabupaten Konawe (2004-2009).

Abdul Samad meninggal pada Minggu, 13 Agustus 2017 sekira pukul 15.00 Wita. Ia dikebumikan di kampung halamannya di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe, Selatan, Sulawesi Tenggara.


Laporan: Mas Jaya

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations