Hadapi PON, KONI Sultra Minta Program Cabor

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara sedang mempersiapkan diri menuju Pekan Olahraga Nasional di Papua pada Oktober 2020. Salah satunya, meminta pengurus provinsi cabang olahraga memasukan program persiapan PON.

Permintaan untuk memasukan program persiapan PON juga sudah dibahas pada rapat yang dilaksanakan oleh induk olahraga daerah pada Selasa (18/2) lalu. Hal ini dinilai penting, agar KONI Sultra bisa menyesuaikannya dengan alokasi anggaran yang ada.

“Rencananya pekan depan kami kembali melaksanakan rapat untuk mempertegas kesiapan kontingen Sultra di PON Papua,” kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sultra, Isnain Kimi, Kamis (20/2/2020).

Sehubungan cabor yang diunggulkan Sultra-masih dipegang cabor dayung. Namun, cabor lainnya tetap mendapatkan perhatian untuk masuk ke PON.

Fortune

“Memang semua cabor tetap kita perhatikan, cuma porsi anggaran tentunya berbeda dengan cabor unggulan kita,” jelas Isnain Kimi.

Ketua KONI Sultra, Agista Ariany Bombay, berharap semua cabor yang mendapat tiket PON memasukan usulan anggaran sampai batas waktu yang ditetapkan, sebelum pihaknya memilih membuat rencana anggaran bagi cabor tersebut.

“Kami berharap kontingen Sultra meraih prestasi di PON Papua Oktober 2020. Kami meminta cabor untuk memasukan program anggaran sampai batas waktu yang ditetapkan,” ujar Agista.

Diberitakan sebelumnya, KONI telah menerima laporan terkait sejumlah cabor yang mendapatkan tiket menuju PON Papua. Totalnya sepuluh cabor, yakni dayung, softball, karate, pencak silat, taekwondo, balap motor, muaythai, bulutangkis, sepak takraw, dan atletik. Jumlah ini dilaporkan belum mencakup seluruh jumlah cabor di PON nanti. Sebab, laporan kepastian jumlahnya sedang ditunggu secara resmi.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.