Hadapi Pra-PON, Podsi Sultra Turunkan 52 Pedayung

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Sulawesi Tenggara akan menurunkan 52 pedayung pada pra-PON. Rencananya, lomba untuk memperebutkan tiket multievent nasional tersebut dihelat di Cipule, Jawa Barat pada Desember 2019.

Ketua Podsi Sultra, Abdul Rahman Saleh, mengatakan sebanyak 52 atlet terdiri dari 24 atlet dragon boat, 12 orang di nomor rowing, nomor kayak 12, dan cano 4 pedayung diturunkan pada laga olahraga bergengsi itu. Mereka diharapkan mampu mengharumkan nama daerah, apalagi mereka sementara menjalani tahap training center (TC).

“Saya sudah instruksikan semua pelatih untuk bahu membahu menggenjot prestasi atlet kita. Apalagi dayung merupakan cabor unggulan daerah, bahkan menjadi salah satu maskot olahraga Sultra,” ujar Abdul Rahman Saleh, Rabu (16/10/2019).

Kalau bicara target, lanjut Ketua DPRD Sultra itu tentu pihaknya mengharapkan yang terbaik. Artinya, PON sebelumnya dayung Sultra bisa meraih lima emas, maka PON 2020 diharapkan bisa meningkat lagi.

“Semoga di PON Papua ini masa keemasan dayung bisa muncul kembali. Apalagi, didukung dengan persiapan yang memadai,” katanya.

Terkait perubahan lokasi pelaksanaan pra-PON dragon boat ke Cipule bersama nomor lainnya, hal itu bukan menjadi kendala dikarenakan yang perlu diperhatikan adalah daya tahan fisik, keterampilan teknik, dan gizi serta nutrisi atlet selama persiapan menghadapi pra-PON.

“Semua persiapan agar mereka bisa tampil bagus dan meraih prestasi sudah kita lakukan. Kini kita hanya meminta doa dan dukungan masyarakat Sultra, agar 52 pedayung kita mampu mengharumkan nama daerah,” tambahnya.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.