SULTRAKINI.COM: Jakarta - Tinggal di kos-kosan adalah pilihan yang paling populer untuk Anda yang ingin tinggal lebih dekat dekat lokasi kantor atau kampus. Namun, dibandingkan tinggal di rumah orangtua sendiri kemungkinan besar memang biaya hidup di kos lebih tinggi. Pengeluaran untuk biaya listrik, air, makan, dan sewa kos menjadi kewajiban setiap bulan.

Hal yang Membuat Hidup di Kos-Kosan Jadi Boros
Hal yang Membuat Hidup di Kos-Kosan Jadi Boros

Menurut Duit Pintar.com, walaupun harga kos-kosan Anda sudah murah, tetep saja pengeluaran akan bengkak kalau gaya hidup Anda berlebihkan. Yuk kita waspadai apa saja yang harus dihindari agar biaya hidup tak membengkak.

1. Belanja bulanan asal-asalan

Ritual awal bulan pergi ke supermarket memang menyenangkan. Melihat aneka snack menggiurkan, sampai barang elektronik terbaru. Apalagi kalau gaji sudah cair sepenuhnya. Namun inilah yang mesti diwaspadai. Main ambil ini-itu dan tidak membuat daftar kebutuhan pasti ujungnya akan mubazir. Anda harus membawa daftar belanja kebutuhan, agar pengeluaran terjaga dan tak keluar uang sia-sia.

2. Sering jajan

Anak kos semang identik dengan kebiasaan jajan. Dari makanan berat sampai rokok, semua jadi pengeluaran rutin. Bila tidak mau boros, jangan mau terbawa tren sering jajan ini. Tahan keinginan untuk keluar uang tanpa rencana, kecuali dalam keadaan darurat.

3. Pola hidup tidak sehat

Karena tidak ada yang mengawasi, beberapa dari Anda mungkin akan sering pulang malam ke kos. Bahkan tak jarang beberapa dari Anda kerap begadang sampai dini hari. Olahraga pun jarang, malah sering makan junk food. Disadari atau tidak, pola hidup tidak sehat itu jadi seperti bom waktu. Saat tiba waktunya, tubuh akan sakit dan menghabiskan banyak biaya.

4. Kos tidak dipakai

Bayar sewa kos tapi malah sering menginap di rumah teman. Itu namanya “berderma” kepada pemilik kos. Seharusnya kos itu dimanfaatkan semaksimal mungkin karena sudah dibayar. Bila malah sering menginap di luar, rugi bayar kos tiap bulan. Terlebih, saat menginap di rumah teman, besar kemungkinan keluar uang lagi. Buat beli minum atau makan, misalnya. Kalau di kos bisa masak sendiri. Minum sudah tersedia, tak perlu beli lagi.

5. Perangkat elektronik berlebihan

Bila Anda dapat kamar kos dengan harga paket lengkap termasuk biaya listrik, bersyukurlah. Tapi bila tidak, jangan coba-coba menyalakan elektronik berlebihan. TV, misalnya. Begitu juga charger hape yang tidak dicabut saat baterai sudah penuh. Kalau ruangan tidak dipakai, lampu jangan dibiarkan menyala terus. Jangan protes kalau tagihan listrik membengkak jika gaya hidup Anda seperti itu.

6. Sering beli aksesori kamar kos yang tidak penting

Ini berlaku untuk para wanita. Kalau laki-laki memang umumnya tidak begitu peduli dengan kondisi kamar kos. Yang penting bisa buat tidur saja. Nah, di balik hobi dekor kamar kos, tersimpan ancaman boros tingkat tinggi. Misalnya beli boneka-boneka, tirai kerlap-kerlip, sampai pigura-pigura untuk memajang foto. Cukup pastikan kamar kos bersih dan nyaman untuk beristirahat. Pernak-pernik nanti beli saat sudah punya rumah sendiri.


Sumber: Liputan6.com

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations