Hasil Karya Desa Dampala Jaya Dipamerkan di HUT Butur

SULTRAKINI.COM: BUTON UTARA – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Buton Utara ke -12 yang berlangsung di Lapangan Raja Jin Dinas Pertanian Kabupaten Buton Utara menampilkan icon unggulan di pameran.

Produk andalan yang ditampilkan Dinas Pertanian Butur diantaranya ragi organik, ubi kayu, kacang ijo dan pupuk organik padat maupun cair yang di produksi oleh masyarakat Desa Dampala Jaya Kecamatan Kulisusu Barat Kabupaten Butur.

Kepala Dinas Pertanian pemerintah Kabupaten Butur, Sahrun Akri, menjelaskan sebahagian produk-produk tersebut merupakan hasil olahan dari Desa Dampala Jaya yang sudah memiliki Laboratorium Mini Mikroba (MA) 11 seperti pupuk organik padat maupun pupuk organik cair.

“Hasil olahan produk yang di jual seperti padi organik beras Wakawondu, tempat jual belinya ditampung di Koperasi Konami yang bertempat di Pasar Mina-minanga Kulisusu, jadi bisa langsung disana,” kata Sahrun Akri saat ditemui SultraKini.Com di lokasi pameran, Jumat (28/06/2019) Malam.

Sementara itu, pihaknya terus berupaya dalam mendukung program pemerintah di tahun 2020 yang nantinya akan di kembangkan bukan hanya padi organik, tetapi juga pangan non beras seperti ubi kayu dan labu.

“Kami sudah rencanakan dan sentra pengembangannya di Kulisusu bagian selatan, di Kelurahan Bone Lipu di Desa Lantagi,” ungkapnya.

yamaha

Saat ini tenaga penyuluh dilingkup Dinas Pertanian Baubau berjumlah 22 orang sebagai tenaga harian lepas tenaga bantu (THLTB), tenaga penyuluh pengangkatan Kementerian Pertanian berjumlah 5 orang tersebar di enam Kecamatan, dan tenaga penyuluh Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 18 orang.

Jadi, katanya, petugas-petugas penyuluh tersebut sangat diharapkan perannya dimasyarakat untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat sesuai dengan tupoksi masing-masing agar kedepannya tercipta desa-desa seperti Desa Dampala Jaya.

“Jadi semua ada 45 orang tenaga penyuluh dan itu tersebar di semua Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara,” terangnya.

katanya, Dinas Pertanian saat ini sementara mempersiapkan berdirinya UPTD Badan Pelaksana Penyuluh yang akan bertugas untuk membina dan memfungsikan badan penyuluh pertanian di tingkat kecamatan.

“kedepannya program seperti pengolahan produk ini akan terus kita kembangkan karena bisa bernilai ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.

Laporan: Ardian Saban

Editor : Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.