Hastu, Anggota Satpol PP yang Kalahkan Incumbent di Pilkades

SULTRAKINI.COM: KOLAKA – Hastu, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Kolaka berhasil merebut suara terbanyak dalam Pilkades Serentak di Desa Konaweeha Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka, Senin (22/05/2017).

Kemenangan Wakil Ketua Komisi Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kolaka itu berhasil mengalahkan calon incumbent di desanya.

Anggota Satpol PP aktif itu mendulang ?614 suara, mengalahkan incumbent Rusman yang meraup 548 suara atau terpaut 66 suara dari 1.162 suara sah dan 8 suara tidak sah. Adapun daftar pemilih tetap sebanyak 1.377 orang.

Dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (23/5/2017), Hastu mengungkapkan bahwa kemenangan yang diraihnya berkat dukungan masyarakat Desa Konaweeha yang menginginkan dirinya kembali ke kampung halaman untuk mengabdi dan membangun desanya. 

“Saya maju di Pilkades Konaweha karena masyarakat menginginkan saya kembali mengabdi di kampung halaman,” ujarnya.

Dia juga mengaku, dukungan diberikan masyarakat pada dirinya karena visi misi yang menjanjikan kemudahan bagi pengurusan asuransi semua nelayan yang memang menjadi profesi sebagian masyarakat desanya, serta pembangunan jalan usaha tani berupa beton.

“Karena masyarakat Konaweha mayoritas berprofesi sebagai petani, maka mereka menginginkan dibuatkan jalan yang menuju ke gunung dan itu saya janji akan mewujudkan. Ini juga akan saya komunikasikan dengan bupati, sebab Pemda memiliki program terkait itu,” kata Hastu.

Namun yang paling utama niat Hastu, katanya, karena didasari keprihatian atas kondisi desanya yang masih terbelakang dari desa-desa lainnya. “Niat saya yang utama itu karena saya prihatin atas kondisi dan keadaan desa yang masih terbelakang dibanding desa-desa lainnya,” terang pendiri organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka itu.

Dia juga mengatakan Pilkades dinilainya bukan pertarungan politik, tapi musyawarah keluarga. Selain itu dia mengungkapkan karena amanah tersebut dirinya harus merelakan melepas profesinya sebagai Pol PP. 

“Jadi Pilkades ini bukan merebut kekuasaan, tapi merupakan musyawarah keluarga, sebab jabatan bagi saya adalah amanah, dan saya juga harus rela meninggalakan profesi saya sebagai Pol PP,” tegas Hastu. 

Laporan: Suparman Sultan/Mirwan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.