IDI Tes Rapid Massal di Mall dan Pelabuhan

SULTRAKINI.COM: Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Kendari, Satgas Pemuda GTC-19 Sultra, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kendari, melaksanakan pemeriksaan tes rapid massal selama dua hari (Selasa hingga Kamis, 19-21 Mei 2020).

Pemeriksaan tes rapid ini tidak dipungut biaya, berlangsung di tiga titik yaitu, Pelabuhan Kapal Cepat, Pelabuhan Kapal Malam, dan Mall Lippo Plaza Kendari, dikawal langsung oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara.

“Pemeriksaan tes rapid gratis telah dua kali kami lakukan dalam kurun waktu satu minggu, ini adalah bentuk keseriusan IDI selaku organisasi profesi yang bekerja di garda terdepan. Total 400 alat tes rapid telah kita habiskan,” ungkap Ketua Satgas Covid-19 IDI Sultra, dr. Agus Purwo Hidayat, Sp.An

Terlaksananya kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara selaku leading sector di Gugus Tugas Covid-19, “Pemeriksaan tes rapid massal adalah tindakan tepat untuk menghadapi penyebaran Covid-19 yang berlangsung begitu cepat, kita perlu gerakan yang efektif, efisien dan terintegrasi lintas sektor. Inisiatif yang dilakukan oleh IDI Sultra akan kita sambut dengan senang hati, kita pasti support” tutur Plt. Kadinkes dr. H. Muhammad Ridwan, M.Si yang juga mantan Direktur RSJ Sultra.  

Hari Bakti dokter Indonesia yang jatuh pada tanggal 20 Mei menjadi salah satu sumber semangat baru ditengah luluh lantahnya mentalitas para tenaga kesehatan, spirit perjuangan seakan kembali bersinar. “Mari kita senantiasa bahu membahu dalam menghadapi wabah ini, untuk semua sejawat medis, membangun ketahanan kesehatan bangsa adalah prioritas kita saat ini” imbuh dr. Algazalli Amirullah, Ketua IDI Kota Kendari. Selain tes rapid massal, kegiatan edukasi langsung kepada masyarakat dilaksanakan oleh Satgas Pemuda GTC-19 Sultra.

Hasil dari kegiatan tes rapid massal ini akan disusul dengan pemeriksaan tes swab lebih lanjut. IDI Sultra yang menjadi motor dari pelaksanaan tes rapid massal ini menyadari betapa perlunya kita bersikap proaktif untuk “menjemput bola” guna menangani kasus covid-19.

“Tes rapid massal ini dapat dikembangkan menjadi tes swab massal. Dalam hitungan hari kita akan menghadapi arus lalu lintas yang padat menjelang Idul Fitri, sinergitas dari segala pihak sangat dibutuhkan untuk menuntaskan Covid-19 di bumi anoa,” tutup dokter ahli anestesi ini.

 Laporan: Shen Keanu

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.