Imigrasi Kendari Periksa Dokumen 156 TKA China, Begini Hasilnya

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Setelah melewati masa karantina mandiri selama 14 hari, 156 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang datang pada, Selasa 23 Juni 2020 lalu, mulai diperiksa dokumen keimigrasiannya.

Kantor Imigrasi Kelas I Kendari, Sulawesi Tenggara, melakukan pengecekan dokumen visa 156 TKA China yang tiba pada gelombang pertama yang saat ini berada di pabrik PT OSS di Morosi, Kabupaten Konawe.

Kepala Kantor Imigrasi Kendari, Hajar Aswad,mengatakan pemeriksaan dokumen 156 TKA China gelombang pertama baru bisa dilakukan sesuai dengan aturan protokol kesehatan Covid-19 dimana 156 TKA ini terlebih dahulu menjalani karantina mandiri guna memastikan kondisi kesehatan mereka.

“Dari pemeriksaan dokumen yang dilakukan Kantor Imigrasi Kendari, dari 156 TKA yang tiba pada gelombang pertama menggunakan visa C 312 atau visa bekerja yang masa berlakunya selama 6 bulan kedepan. Sementara paspor berlaku hingga 3 Maret 2021 mendatang,” kata Hajar Aswad, Rabu (8/7/2020).

Sementara itu, untuk pemeriksaan dokumen 105 orang TKA yang tiba pada gelombang kedua, Kantor Imigrasi akan kembali turun ke pabrik PT OSS setelah masa karantina mandiri berakhir 14 hari kedepan.

Id Bulog

Di lain pihak, External Afairs Manager PT VDNI dan OSS, Indrayanto, mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada pihak Kantor Imigrasi Kendari yang telah melakukan pemeriksaan dokumen terhadap 156 TKA gelombang pertama.

“Setidaknya ini bisa menjawab kecemasan publik  yang selama ini mempertanyakan legalitas dokumen para TKA yang telah masuk,” ungkap Indrayanto.

Pria yang akrab disapa Indra itu juga menambahkan, untuk dokumen TKA gelombang kedua nantinya juga akan diperiksa setelah masa karantina mandiri berakhir.

“Saya berharap masyarakat dan publik semua bisa bersabar dan menahan diri. Sebab pemeriksaan dokumen mengikuti setandar protokol kesehatan , nanti setelah masa karantina berakhir baru bisa dilakukan setelah memastikan kondisi kesehatan TKA ini dalam keadaan baik dan bebas dari Covid-19” pungkasnya. (B)

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.