SULTRAKINI.COM:JAKARTA - Kementerian Pariwisata kembali unjuk gigi di Malaysia. Pada 15 Oktober 2017, kementerian di bawah komando Arief Yahya itu siap ‘menggoyang’ Malaysia lewat Indonesia Culture and Tourism Expo 2017. Lokasinya, di Muzium Negara Malaysia.
Indonesia Culture and Tourism Expo 2017 Lanjut Launching GenWI Malaysia
Indonesia Culture and Tourism Expo 2017 Lanjut Launching GenWI Malaysia

“Misi utamanya adalah menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara asal Malaysia berkunjung ke Indonesia,” terang I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Rizki Handayani di Jakarta, Kamis (12/10).

Pitana juga menjelaskan, kegiatan Indonesia Culture and Tourism Expo 2017 yang sudah kali ke-3 ini diselenggarakan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Malaysia. Kolaborasinya dirajut bersama KBRI di Kuala Lumpur.

“Goalnya adalah mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia melalui pameran dan performance. Acara ini sekaligus diharapkan dapat meningkatkan ikatan dan eksistensi PPI di Malaysia,” ucap Pitana.

Tak hanya Indonesia Culture and Tourism Expo 2017 yang bakal digeber di Malaysia. Generasi Wonderful Indonesia (GenWI) di Kuala Lumpur, juga bakal ikut dilaunching. Semuanya akan konek dengan Generasi Pesona Indonesia (GenPI).  

GenPI tetap akan ada di koridor produksi foto-foto, video, grafis, text story yang bagus dari destinasi wisata dan calender of events. Sementara GenWI di Kuala Lumpur akan membantu memviralkan untuk originasi Malaysia.

“Jumlah peserta acara diperkirakan akan mencapai sebanyak 1.300 orang. Setelah itu, GenWI Kuala Lumpur juga akan diluncurkan menyusul GenWI Tiongkok. Inilah komunitas yang aktif di media sosial, dan siap mempromosikan pariwisata Indonesia dari tempat mereka tinggal di Malaysia,” ujar Kiki.

Lebih lanjut Kiki menyebut Indonesia Culture and Tourism Expo 2017 akan mengingatkan kembali semua warga negara Indonesia di Malaysia akan istimewa dan indahnya Nusantara.  “Ini sekaligus wadah untuk masyarakat Indonesia di Malaysia untuk mengapresiasikan kecintaan kita akan budaya Indonesia,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyebut, kegiatan ini akan lebih mengenalkan kebudayaan-kebudayaan serta kekayaan alam Indonesia kepada masyarakat Malaysia dan wisatawan asing yang berkunjung ke Muzium Negara Malaysia. Dan muaranya, harus mengarah pada peningkatan posisi Wonderful Indonesia di antara negara-negara Asia Tenggara.

“Berperang dan spirit mengalahkan Malaysia itu tidak seperti ‘Ganyang Malaysia’ zaman Bung Karno dulu, yang bertarung fisik, kontak senjata dan adu kekuatan. Yang akan kita lawan sekarang adalah capaian, atau achievement dalam pariwisata! Baik dalam jumlah wisman, maupun kualitas wisman, atau nilai devisa yang bisa didapat dari pariwisata. Ukurannya 3S, menang size, menang sustainable, dan menang spread,” kata Menpar Arief Yahya. 


Kemenpar RI

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations