Iklan Clarion

Inginkan ke Kancah Nasional, Asrun Genjot ADP Sejak Usia Muda

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Walikota Kendari, Asrun, mengemukakan alasannya menerjunkan Adriatma Dwi Putra (ADP) ke dunia politik di usia muda. Asrun menginginkan putranya tersebut dapat berkiprah di kancah nasional di masa mendatang. Sebab menurutnya jika berkiprah di politik di usia tua, kecil kemungkinan dapat melanjutkan karir di kancah nasional nantinya.

“Saya inginkan ada kaderisasi masa depan dengan menerjunkannya ke politik di usia muda. Kaderisasi masa depan di sini maksudnya, ketika telah selesai berkarir di skala daerah selanjutnya dapati diteruskan di kancah nasional,” terang Asrun, Minggu (27/11/2016) sore.

Menurutnya, dengan berkarir di politik di usia muda, peluang untuk berkarir di level nasional menjadi lebih besar. “Kalau usia muda berkarirnya di daerah, di usia 40-an nanti sudah bisa menapaki karir politik nasional,” imbuhnya.

Selain itu, katanya, berkarir politik di usia muda juga dibolehkan oleh undang-undang. Dengan begitu, lanjutnya, tidak ada yang salah dengan ADP jika ia tampil di Pilwali Kendari. “Undang-undang membolehkan seseorang untuk tampil di pemilihan kepala daerah setingkat kabupaten dan kota minimal berusia 25 tahun. Jadi tidak ada yang salah dengan tampilnya ADP,” tegasnya.

ADP sendiri menjadi Anggota DPRD Sulawesi Tenggara termuda tahun 2014 lalu. Ia terpilih dengan peroleh suara terbanyak ketika itu. Banyak yang menghubungkan keterpilihannya kala itu karena pengaruh ayahnya yang seorang Walikota Kendari. 

Di tahun 2016, ADP mencalonkan diri di Pilwali Kendari 2017. Banyak pihak yang berseberangan dengan ia dan ayahnya meragukan kemampuannya untuk memimpin Kota Kendari. Usia mudanya ini kemudian dijadikan lawan-lawan politik ADP maupun Asrun untuk meragukan kemampuan ADP.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.