Ini Alasan DPP Pemuda Perindo Tunjuk Radhan Pimpin DPW Sultra

SULTRAKINI.COM : KENDARI – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Perindo akhirnya melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Pemuda Perindo Sultra. Bertempat di salah satu hotel mewah di Kota Kendari, Kamis (19/5/2016), organisasi sayap Partai Perindo ini mengukuhkan anak Gubernur Sultra, Radhan Algindo sebagai ketuanya di Sultra.

 

Ketua DPP Pemuda Perindo, Efendi Syaputra mengatakan pemilihan Radhan sebagai Ketua DPW Pemuda Perindo Sultra karena Radhan memiliki potensi sebagai anak muda dan belum memiliki rekam jejak politik.

 

\”Kita bersepakat untuk memilih adinda Radhan. Kita anggap memiliki potensi masih muda, belum pernah berpolitik, dan tak punya rekam jejak politik sebelumnya sehingga nantinya ia bisa menetas sebagai politisi di Partai Perindo,\” terang Efendi.

 

Efendi menambahkan pertimbangan lain Pemuda Perindo memilih Radhan karena ia bisa diajak kerjasama, potensial, dan punya kemauan.

 

Sementara itu, Ketua DPW Partai Perindo Sultra, Jaffray Bittikaka, mengatakan pemilihan Radhan sudah melalui proses yang cukup lama.

 

\”Radhan ini sudah disiapkan 3-4 bulan. Jadi sudah ada proses yang cukup lama,\” imbuh Jaffray.

 

Radhan sendiri saat ditemui SULTAKINI.COM setelah acara pelantikan ketika ditanyakan mengenai dirinya yang masih terlalu muda memimpin organisasi politik mengatakan meski masih muda tetapi bukan itu ukuran menilai kapasitas seseorang melainkan kualitas yang dimilikinya

 

\”Kalau (umur) itu hanya sebuah angka, kenapa kita harus berpatokan disitu. Yang dilihat itu kualitas. Karena kalau kita terus melihat yang tua terus, kapan kita yang muda punya kesempatan,\” terang Radhan.

 

Menurutnya karakter harus dibentuk sejak usia muda agar ketika dewasa nantinya karakter itu benar-benar matang. Untuk membentuk karakter itu menurutnya harus dilandasi keyakinan, semangat, dan tekad yang kuat.

 

Untuk pengalaman organisaai politik, Radhan mengatakan ini pengalaman pertamanya. Ia sebelumnya hanya pernah terlibat di organisasi olahraga.

 

\”Saya bukan tidak punya pengalaman organisasi, saya punya, seperti di Asosiasi Futsal Daerah,\” jelas Radhan

 

Ketika ditanya mengapa Ia tidak masuk di organisasi sayap parpol yang dipimpin ayahnya, Radhan mengatakan ingin berproses dan memulai semuanya dari nol di Perindo.

 

\”Apapun bisa saya dapatkan di PAN. Ketika saya masuk di PAN, apa yang saya dapatkan, jabatan. Bukan itu yang saya kejar. Saya ingin memulai semuanya dari bawah, sehingga ketika menjadi seperti bapak saya, saya tahu semuanya,\” pungkas Radhan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.