Ini Benda Aneh yang Ditemukan Keluarga di Makam Abnun

SULTRAKINI.COM : KENDARI – Sejak kematian Abdul Mabnun Hatma (47) pada februari 2016 lalu, keluarga kerap menemukan benda aneh di makam. Benda yang ditemukan tersebut seperti telur diatas makam, hingga ditemukan botol berisi potongan daging.

 

Abdul Mabnun Hatma (47), merupakan pria yang jenazahnya ditemukan tewas di atas plafon kamar mandi rumahnya sendiri. Dugaan sementara, Ia tersengat listrik saat hendak mengambil bangkai tikus. Namun keluarga kurang percaya, dan meinta polisi untuk melakukan visum terhadap jenasah Abnun.

 

Jenazah Mabnun sendiri, pertama kali ditemukan oleh Hesti (39) yang tidak lain adalah istrinya pada Rabu (2/2/2016) lalu. Setelah melakukan pencarian selama dua hari.

 

Keluarganya hingga kini harap-harap cemas menunggu hasil otopsi yang dilakukan oleh tim Forensik Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terhadap jenazah Mabnun, untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian sanak familinya itu.

 

yamaha

\”Kami tentunya keluarga besar masih menunggu hasil otopsi dari kepolisian, karena sejak awal dilakukan penyelidikan dilakukan hingga kini belum ada hasil. Tentunya besar harapan kami ingin mengetahui apa sebenarnya penyebab meninggalnya salah satu keluarga kami itu, apakah ini ada kaitannya dengan pembunuhan atau bagaimana,\” ungkap salah seorang keluarga korban yang enggan menyebutkan namanya saat di mintai keterangan pada Rabu (4/4/2016).

 

Terkait penemuan botol dimakam almarhum, lanjutnya, keluarga sudah mengkofirmasikan ke pihak kepolisian untuk memastikan apakah itu milik anggota kepolisian yang tertingggal saat melakukan otopsi pada bulan lalu.

 

\”Didalam botol itu terdapat potongan daging, temuan itu membuat kami kaget, apa maksud seseorang yang secara sengaja menyimpan benda itu di makam almarhum. Setelah penemuan itu kami langsung bawa ke kantor Polsek Baruga, menurut pihak kepolisian setempat benda itu bukan miliknya dan tidak mengetahui siapa pemiliknya,\” ujarnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Baruga, AKP I Ketut Arya Wijanarka saat dikonfirmasi via telepon, ia mengatakan belum ada informasi masih resmi terkait rencana pengumuman hasil otopsi korban.

 

\”Koordinasi yang kami lakukan ke pihak forensik Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), hasilnya sudah ada, namun hingga saat ini belum tiba ditangan kami dan kami juga sudah meminta dari pihak forensik Makassar agar hasilnya segera dikirim karena ini terkait penyelidikan yang masih terus berlanjut untuk menuntaskan kasus ini,\” tuturnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.