Iklan Clarion

Ini Daftar Gempa di Sultra dalam Dua Hari Terakhir

SULTRAKINI.COM: Dalam dua hari terakhir, Rabu dan Kamis (3-4 Oktober 2018) wilayah Sulawesi Tenggara diguncang sejumlah gempa dengan kekuatan berfariasi, dengan magnitudo antara 3,2 hingga 3,8. Berikut catatannya.

Gempa tetonik mengguncang wilayah barat laut Kendari-Sulawesi Tenggara bermagnitudo 3,8, Kamis (4/10/2018) pukul 23:19:31 Wita.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menjelaskan, gempa berada di epidermis 3.93LS-122.38BT sekitar 26,8 kilometer barat laut Kendari. Laporan masyarakat menunjukan gempa berupa goncangan keras banyak dirasakan masyarakat di wilayah Kendari.

Gempa terjadi akibat aktivitas sesar Kendari di wilayah Kendari. Namun masih dikategorikan gempa dangkal.

“Sampai dengan laporan ini disusun pukul 00.30 Wita (5/10), belum ada aktivitas gempa susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang,” jelas Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rosa Amelia dalam rilisnya diterima SultraKini.Com, Kamis (4/10/2018).

Sekitarnya, Kota Kendari diguncang gempa pada Rabu (3/10) lalu pukul 21:25:21 Wita, bermagnitudo 3,9. Pusat gempa berada di laut, 50 kilometer timur laut Kendari-Sulawesi Tenggara.

Getaran gempa ini dirasakan juga di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan. BMKG mengabarkan, gempa terjadi akibat aktivitas sesar Lawanopo. Gempa dilaporkan tidak berpotensi tsunami.

Namun aktivitas sesar Lawanopo yang berada di sekitar Konawe Kepulauan itu juga sempat menimbulkan gempa di Konawe Kepulauan masih di hari yang sama (3/10) pukul 13:39:56 Wita dengan magnitudo 3,2, sekitar 40,7 km timur laut Kendari di kedalaman 9 kilometer. Gempa dilaporkan tidak berpotensi tsunami.

Rabu (3 Oktober) 2018, gempa juga mengguncang Kabupaten Konawe Utara sebanyak dua kali bermagnitudo masing-masing 3,8 pukul 05:12:21 Wita, sekitar 63,6 kilometer timur laut Kendari (81 km timur laut Wanggudu dan magnitudo 3,4 pukul 11:26:20 Wita, sekitar 53,6 kilometr timur laut Kendari (71,2 km timur laut Wanggudu).

Gempa tersebut sama-sama akibat aktivitas Manui yang berada di sekitar manui-Sulawesi Tengah. BMKG melaporkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Laporan: Syarini Ido

  1. citra berkata

    Terima kasih informasinya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.