Ini Penyebab Demo Sengketa Tanah Berujung Bentrok di BPN

SULTRAKINI.COM : KENDARI – Demonstrasi puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Keadilan Sultra ke Kantor badan pertanahan nasional (BPN) Kota Kendari berujung bentokan dengan polisi. Data terakhir menyebutkan, 3 orang mahasiswa peserta aksi, mengalami luka-luka sementara seorang diantaranya diamankan pihak kepolisian.

 

Aksi yang dilakukan Forum Komunikasi Keadilan Sultra tersebut, untuk menuntut kejelasan BPN atas kasus penyerobotan tanah seluas 1500 meter persegi, yang terletak dijalan jenderal nasution anduonohu, milik Rosminah yang dilakukan oleh Yunus dan Nurhidayat.

 

Koordinator Forum Komunikasi Keadilan Sultra, Henrawan mengklaim kepemilikan Rosminah atas tanah tersebut sah, dengan bukti sertifikast atas nama Kadu.

 

Menurut Hendrawan, penyerobotan tanah tersebut sebenarnya telah dilaporkan Rosminah ke Polsek Poasia pada 19 februari 2016 lalu. Namun entah mengapa, BPN Kota Kendari sampai saat belum melakukan pengembalian tapal batas sesuai dengan permintaan penyidik kepolisian.

 

Berdasarkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan dan penyidikan (SP2HP) terlapor Yunus dan Nurhidayat atas kasus tersebut, Polsek Poasia telah mengarahkan BPN Kota Kendari untuk pengembalian tapal batas atas lahan di sengeketakan.

 

Hendrawan menduga, pihak BPN sengata tidak melakukan pengembalian tapal batas sebagaimana diarahkan pihak kepolisian, karena memiliki kepentingan tertentu dalam kasus ini. \”Kalau melihat sikap BPN yang mengulur waktu dalam penentuan tapal batas dengan segala macam alasan, kami menduga kuat ada oknum BPN yang bermain disini,\” ungkap Hendrawan, dalam orasinya.

 

Ia juga menduga ada konspirasi yang sengaja dilakukan oleh oknum BPN Kota Kendari, untuk mencari keuntungan dengan melakukan kong kalingkong dengan pihak yang berperkara dalam kasus ini.

 

\”Segera kembalikan tapal batas kami,\” tegas hendrawan.

 

Hingga saat ini, belum ada keterangan dari pihak BPN Kota kendari terkait sengketa tanah, serta dugaan yang disangkakan para mahasiswa, pada demonstrasi yang berujung bentrokan dengan polisi ini.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.