Inovasi Baru Edukasi Inklusi dan Literasi Keuangan, OJK Sultra Launching Buku Saku Esa

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebagai inovasi baru dalam melakukan edukasi literasi dan inklusi keuangan secara meluas kepada masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini, Selasa (15/12/2020) resmi melaunching Buku Saku Esa.

Sebagai tanda dilaunching buku tersebut Kepada OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution, menyerahkan secara simbolis Buku Saku Esa kepada Gubernur Sultra, Ali Mazi dan pada acara Forum Sinergi Stackholder dan Otoritas Jasa Keuangan (Fusion), dengan tema Masa Depan Milik Kita Bersama.

Saat membawakan sambutan juga sekaligus membuka acara Gubernur Ali Mazi, menyampaikan apresiasi kepala OJK Sultra untuk menginisiasi penyusunan buku saku edukasi keuangan berbasis agama (Buku Saku ESA) yang di launching hari ini. 

“Kita bersama wajib mendukung implementasi Buku Saku ESA ini,”  Kata Ali Mazi, Selasa (15/12/2020).

Kemudian, Ali Mazi juga mengatakan langka selanjutnya dalam rangka efektivitas TPAKD Sulawesi Tenggara, pihaknya akan mendorong percepatan konsolidasi BPR grup bahteramas se-Sulawesi Tenggara, penguatan jumlah modal inti minimum Bank Sultra sesuai ketentuan, inovasi program pembiayaan melawan rentenir, dan pembentukan Jamkrida termasuk bagaimana upaya pengembangan sektor ekonomi prioritas seperti perikanan, pertanian, dan parawisata. 

“Hal ini senada dengan amanat Presiden bahwa tahun 2024, indeks literasi dan inklusi keuangan mencapai masing-masing 50 persen dan 90 persen,” ujar Ali Mazi.

“Saya mendorong penguatan perlindungan konsumen mencakup upaya pencegahan atas berkembangnya investasi ilegal yang dilakukan OJK dan otoritas lain melalui wadah Satuan Tugas Waspada Investasi Daerah (SWI),” tambanya 

Dikesempatan yang sama, Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution, berharap Buku Saku Esa  dapat memberi manfaat dan menjadi referensi berbagai pihak. 

Buku Saku Esa yang merangkum nilai-nilai agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha terkait filosofi atau konsep pengelolaan keuangan termasuk investasi relevan dengan kebutuhan bangsa apalagi sasaran prioritasnya adalah anak-anak muda.

“Semoga Buku Saku Esa ini dapat bermanfaat bukan dalam skala daerah atau di Provinsi Sultra tetapi dapat menjangkau seluruh Indonesia,” kata Fredly.

OJK Sultra menyampaikan terima kasih kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Asosiasi/komunitas Lintas Agama, Forum Keberagaman Umat Beragama Sulawesi Tenggara, hingga berbagai stakeholder yang terlibat, bersinergi serta memberikan kontribusi sehingga Buku Saku Esa ini dapat terbit saat ini. (B)

Laoporan: Wa Rifin
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.