Inspirasi, MI Ummusshabri Belajar Online Lewat Facebook

SULTRAKINI.COM: Madrasah Ibtidayah (MI) Pesantren Ummusshabri Kendari mempunyai kreasi sendiri dalam melakukan proses belajar mengajar online terhadap muridnya, yakni memanfaatkan fasilitas siaran langsung melalui akun facebook.

Alasannya, menggunakan facebook lebih simple bagi murid atau orang tua murid dibandingkan menggunakan media daring yang selama ini lazim dipakai kebanyakan, seperti aplikasi zoom atau meet google.

“Kami bersyukur mengajar lewat facebook ini bagus sekali karena anak-anak di sini dapat bertanya dan dapat menjawab langsung pertanyaan singkat yang kami berikan,” kata Ahmad, guru Kelas IC cibi, menjawab SultraKini.com, Senin (6 April 2020).

Menurutnya, bagusnya menggunakan facebook  karena orang tua murid dapat menyaksikan prosesnya, walau pun sore atau malam. Dapat dilihat kembali.

Melalu pembelajaran daring ini, guru dapat menjelaskan dengan baik materi pengajaran seperti matematika yang berbahasa Inggris.

Murid-murid MI Ummushabri Kendari bersama guru, foto di depan sekolah. (Foto: Dok. Pribadi)

Seperti diketahui pemerintah untuk sementara melarang proses belajar mengajar dilakukan secara langsung di sekolah seiring merebaknya covis-19 atau virus corona. Sebagai gantinya, disarankan untuk memanfaatkan berbagai aplikasi online yang ada.

MI Pesantren Ummusshabri Kendari kemudian mendaptkan usul dari salah seorang tua murid agar menggunakan live streaming facebook dalam proses itu. Dan setelah dilaksanakan selama dua kali pertemuan, hasilnya cukup bagus.

“Alhamdulillah hasilnya memuaskan,” kata Ahmad.

Andi Aulia Jusman adalah orang tua dari murid Kelas IC Cibi bernama Andi Aqilah Safwa yang mengusulkan pembelajaran melalui metode live streaming tersebut. Ia berpikir bahwa dengan menggunakan fasilitas siaran langsung facebook, selain gampang dimengerti oleh orang tua murid juga materi pembelajaran dari guru masih bisa dilihat kembali.

Id Bulog
Andi Aqilah Safwa, juara satu kelas IC Cibi MI Ummushabri. (Foto: Dok Pribadi)

Andi Aqilah Safwa yang juara satu dikelasnya pun menyambut baik proses belajar melalui facebook ini.

Menurut Andi Aulia, anaknya sangat bersemangat belajar. Hal ini dirasakannya berbeda ketika sebelum dilakukannya belajar online. Bundanya yang mengajari di rumah, tetapi kelihatan dia agak ogah-ogahan. Begitu mendapat pelajaran melalui streaming facebook dari gurunya maka Aqilah sangat bersemangat. Ibu Andi Aqilah Safwa adalah dokter Sapriani Iskandar.

Menurut Andi Aulia yang juga berprofesi sebagai notaris di Kota Kendari, dengan adanya belajar online tersebut murid lebih aktif dikarenakan ada pendampingan dari orang tua.

Andi Aqilah Safwa (tengah) diapit oleh ayah (Andi Aulia Jusman) dan ibunya (Dokter Sapriani Iskandar) Bersama guru-guru MI Ummushabri. Guru kelas Ic Cibi, Ahmad (Kanan). (Foto: Dok Pribadi)

Mekanisme pelajaran melalui facebook sangat sederhana, cukup membuat akun kelas lalu mengirimkan pemberitahuan melalui WA Group orangtua murid untuk bergabung pada facebook kelas dimaksud.

Setengah jam sebelum kelas online dimulai, juga sudah diberitahukan kepada setiap orang tua murid sehingga mereka bisa bergabung.

Dalam proses pembelajaran itu, murid dapat menjawab pertanyaan dan juga mencatat hasil pelajaran yang diberikan. Orang tua di rumah juga tidak perlu repot  menjelaskan lagi ke anaknya mengenai pelajaran tersebut, karena tinggal dikasi nonton lewat facebook.

Nah, bagi sekolah yang belum melakukan kelas dalam jaringan, model pembelajaran MI Pesantren Ummusabri ini mungkin bisa menginspirasi. Silahkan mencoba!

Laporan: Frirac

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.