Instruksikan Hati-hati, Bupati Konawe: Dana Desa akan Diaudit BPK

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengingatkan para kepala desa untuk berhati-hati dalam mengelola dana desa. Pasalnya, penyelewengan sedikit saja akan terdeteksi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).Kery mengungkapkan, anggaran untuk dana desa sudah akan cair dalam waktu dekat ini. Jumlah dana yang akan diberikan ke desa-desa cukup fantastis, yakni mencapai Rp600 juta. Dana tersebut jika diakumulasikan  dengan  anggaran desa lainnya, totalnya  hampir satu miliar.\”Sekarang dana untuk desa-desa itu hampir Rp1 miliar, ada dana dari program Perisai dari Pemda Konawe, Block Grant Pemprov Sultra, dan Anggaran Dana Desa dari APBN. Untuk dana Perisai tahun ini kami anggarkan Rp1 miliar dan sudah dibagi-bagikan ke 28 desa. Masing-masing desa mendapat porsi Rp150 juta,\” jelasnya.Mantan ketua DPRD Konawe itu  menerangkan, saat  ini jumlah desa yang ada di Konawe mencapai 241 Desa. Sedangkan 50 desa lainnya masih dalam proses pemekaran. Kery mengingatkan,  agar dalam pengelolaan dana desa tersebut, struktur desa bisa lebih bijak. Misalnya dengan membuat semacam APBD desa. Dimana, program yang akan dianggarkan harus melalui musyawarah bersama pimpinan desa dengan masyarakat. \”Programnya harus jelas dan tepat sasaran. Kalau tidak, akan bisa terlihat adanya penyelewengan. Sebab semuanya nanti akan diaudit BPK. Bahkan katanya, KPK akan turun langsung melihat realisasi dana desa ini,\” tandasnya.(C)Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.