Iklan Clarion

ITKA Sasar Kerja Sama Internasional untuk Peningkatan SDM

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna (ITKA) menjalin kerja sama dengan beberapa lembaga dan institusi internasional. Salah satu wujud dari kerja sama ini, dibukanya bimbingan belajar bahasa korea di ITKA guna mempersiapkan masyarakat yang tertarik bekerja dan melanjutkan studi di Korea Selatan.

Rektor ITKA, Muh Nurdin, mengatakan bimbingan belajar bahasa korea merupakan kerja sama dengan Korean Institute for Education and Culture (KIEC). Selain itu, menawarkan program pertukaran pelajar atau Student Exchange bagi mahasiswa lTKA yang memiliki kemampuan akademik baik.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

“Bahkan, dosen-dosen ITKA bisa melakukan join research dan publication di University of Seoil yang merupakan mitra KIEC,” ujar Muh Nurdin, Rabu (15/5/2019).

Nurdin juga menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah kampus di Malaysia pada awal Mei lalu. Salah satunya, University Kebangsaan Malaysia melalui Institute of Microengineering dan Nanoelectronics (IMEN).

“Kami melaksanakan kerja sama penelitian di bidang sains dan teknologi, kerja sama penggunaan fasilitas laboratorium ITKA-IMEN UKM bagi kedua peneliti. Selain itu, ada pertukaran pelajar maupun staf antara kedua institusi, serta join riset dan publikasi,” jelasnya.

ITKA juga menjalin kerja sama dengan University of Malaya dan Universiti Tenaga Nasional (UNITEN) Malaysia dalam bidang teknologi dan kesehatan. Ke depan, ITKA mengirim peneliti dan dosen untuk melakukan kerja sama riset.

“Akhir Juni diharapkan dua staf Biologi melakukan kerja sama riset antara LIPI dan ITKA di Bidang Bioenergy and Biomedicine,” tambahnya.

Terkait penyiapan tenaga kerja kompeten, ITKA telah lama menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Jepang, KaiKoura Healthcare Group. Perusahaan itu bergerak di bidang pelayanan gerontik bagi para lansia. Wujud kerja sama ini adalah penyiapan tenaga kerja lulusan ITKA untuk bekerja di perusahaan tersebut.

“Berbagai keterampilan dan kemampuan diberikan bagi para calon peserta magang oleh pihak perusahaan, baik keterampilan bahasa Jepang maupun kemampuan pelayanan medis. Hal ini merupakan bentuk perhatian dari institusi untuk memberdayakan para alumnus untuk mengaplikasikan ilmu dan bekerja sebagai tenaga kerja internasional,” terangnya.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.