SULTRAKINI.COM: Sejumlah tenaga medis, akademisi, peneliti, dan aktivis di Jakarta, mendirikan wadah Komunitas Peduli Kesehatan Reproduksi (KPKR). Mereka diantaranya adalah Agustina Doren, Jusuf Kristanto, Angelia Diaeka Jenneri Ria, dan Sisilia Mali.


Jangan Lecehkan Alat Reproduksi, KPKR Terbentuk
Agustina Doren

Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan reproduksi yang bermutu dan aman.

Salah seorang pendiri KPKR, Agustina Doren, kepada SultraKini.com menjelaskan komunitas ini akan mampu memperkuat jaringan forum komunikasi antar sesama individu yang peduli terhadap kesehatan reproduksi. 

‘’Diharapkan dapat  membantu masyarakat untuk mengerti hak kesehatan reproduksi tanpa diskriminasi, tanpa perlakuan buruk, kekerasan dan tekanan dari pihak manapun,’’ jelas Doren seraya menambahkan bahwa KPKR dalam waktu dekat akan di buka di Kendari.

Ia mencontohkan secara sederhana mengenai pengetahuan alat reproduksi, bahwa harus diketahui secara baik oleh anak perempuan dan juga anak laki-laki patut menghormati dengan tidak melecehkannya sebagai bahan candaan.

Para pendiri KPKR dalam suatu pertemuan.

Hal demikian akan secara aktif disosialisasikan kepada masyarakat melalui berbagai jenis kegiatan, seperti penyuluhan dan pendidikan serta pemberdayaan peran aktif masyarakat dalam usaha meningkatkan kesehatan reproduksi.

Menurut Doren, organisasi nirlaba ini terbentuk berdasarkan UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan, khususnya pada pasal 71 sampai 77 mencantumkan tentang Kesehatan Reproduksi.  Selain itu, adalah UU No.36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, serta Peraturan Pemerintah RI Nomor 61/2014 tentang Kesehatan Reproduksi. (frirac)

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations