Jejak Darat Lasolo Kepulauan

SULTRAKINI.COM: KONAWE UTARA – Keinginan membuka jalur darat di Kecamatan Lasolo Kepulauan membawa Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara, Ruksamin-Raup bersama Kepala Bagian Humas, Rahman Sorau, Kepala Bagian Umum, Asmadin, para staf humas serta tiga wartawan lokal menempuh perjalanan ratusan kilometer yang mengundang resiko.

Selama ini akses Kecamatan Lasolo Kepulauan, Konut hanya ditempun jalur laut, misalnya penyewaan Kapal Gaeng, sebutan warga setempat sejenis kapal nelayan. Rombongan dikenakan Rp 2 juta untuk sehari perjalanan dari Dermaga Molawe atau Pelabuhan Tinobu.

yamaha

Sekitar enam kendaraan roda empat telah siap menemani rombongan menyambangi Desa Boedingi, Kecamatan Lasolo Kepulauan sejak keberangkatan 28 April 2017.

Maklum jalan panjang yang ditempuh adalah perdana dilakukan, sehingga prediksi medan nanti dirasakan sejak memasuki kawasan pertambangan, Kecamatan Langgikima. Jalan berlumpur mengharuskan rombongan berhenti sejenak akibat satu kendaraan terjebak yang dikendarai Kabag Umum, Asmadin yang lebih dulu melakukan perjalanan pada 27 Mei 2017. Aksi gotong royong pun dilakukan agar kendaraan kembali melaju. Tak canggung, Ruksamin ikut menarik dan mendorong kendaraan tersebut. Begitupun Raup yang rela naik gunung mencari pohon sebagai alat bantu kendaraan yang semakin terendam lumpur.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.