Jelang Pelantikan Presiden RI, TNI dan Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan di Sultra

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Joko Widodo-Ma’ruf Amin, pasukan TNI Korem 143/Ho dan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara melakukan gelar apel pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan di Lapangan Upacara Makorem 143/Ho, Kota Kendari pada Jumat (18/10/2019).

Bertindak selaku pimpinan apel, Kapolda Sultra Brigjen Pol Merdisyam bersama Danrem 143/HO Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto. Sementara sebagai komandan apel, yakni Pasi Ops Rem 143/HO Mayor Inf Suhardi dan sebagai perwira apel Kapten Inf Taslim.

Sebanyak 804 personil TNI yang terdiri dari 1 SST Korem 143/HO, 2 SSK Kodim 1417/Kendari, 2 SSK Yonif 725/Wrg, 1 SSK Gabungan TNI AU dan TNI AL, 1 SST Denpom Kendari, 1 SSK Brimobda Sultra, 1 SSK Polda Sultra dan 2 SST Satpol PP Prov Sultra, turut hadir sebagai peserta dan siap untuk mengamankan wilayah Sultra dimomen jalannya pelantikan Presiden RI periode tahun 2019 -2024 itu.

Kapolda Sultra, Brigjen Pol Merdisyam dalam amanatnya memberikan beberapa penekanan antaral lain kesiapan fisik dan mental seluruh personil menghadapi kegiatan pelantikan tersebut.

“Siapakan mental dan fisik yang dilandasi oleh komitmen moral dan disiplin kerja dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat serta laksanakan tugas sebaik-baiknya dengan menjunjung profesionalitas dan proporsionalitas serta pegang teguh netralitas,” kata Merdisyam.

yamaha

Dia juga mengimbau kepada personil jajaran kepolisian agar menghindari tindakan-tindakan arogansi dalam memberikan pelayanan keamanan pada masyarakat.

“Hindari tindakan-tindakan arogan yang tidak mencerminkan jati diri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, ikuti aturan dan prosedur pengamanan serta tetap jaga faktor keamanan dalam bertugas, jaga soliditas dan sinergitas TNI-Polri sebagai komitmen utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Brigjen Pol Merdisyam.

Ditempat yang sama, Danrem 143/HO dalam amanatnya mengatakan kegiatan gelar pasukan yang selenggarakan itu dalam rangka mengantisipasi perkembangan situasi sebelum, selama dan sesudah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019-2024.

“Untuk itu hal-hal teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pengamanan baik sebelum, selama dan sesudah kegiatan berlangsung agar dikoordinasikan dengan sebaik-baiknya sehingga tindakan yang dilakukan oleh pasukan yang bertugas dalam pengamanan senantiasa pada koridor yang benar dan seluruh personel yang terlibat baik dalam hubungan kelompok maupun perorangan mengetahui dan paham tentang tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” ucap Kolonel Yustinus Nono Yulianto.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.