Iklan Clarion

Jemaah Asal Sultra Ditangkap Polisi Arab Saudi

SULTRAKINI.COM: Seorang jemaah calon haji (JCH) bernama Marwa asal Sulawesi Tenggara ditangkap oleh polisi Arab Saudi karena disangka sebagai penjual eceran di pinggir Jalan Mifsalah, Senin (13 Agustus 2018) pagi.

Ketika hendak diangkut ke mobil patroli untuk dibawa ke kantor polisi, ada jemaah lain yang bisa berbahasa Arab menjelaskan kepada petugas bahwa Marwa adalah JCH asal Sultra Indonesia, kemudian mampu memperlihatkan identitas JCH berupa gelang kepada petugas yang akan mengangkutnya, sehingga ia pun dilepas.

Namun demikian, polisi mengangkut sejumlah penjual liar yang ada di kawasan itu. Kebanyakan dari mereka adalah mukimin, sebutan bagi orang Indonesia yang sudah lama tinggal di Mekah.

Para mukimin yang rata-rata perempuan tidak sempat menyelamatkan barang dagangannya, ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan.

Dalam situasi demikian pembeli pun ikut panik. Ada di antara mereka belum sempat membayar belanjaannya karena penjualnya sudah telanjur digelandang ke kantor polisi terdekat.

Suasana jual beli di kawasan Masjidil Haram memang ramai, utamanya usai pelaksanaan salat subuh. Jamaah asal Indonesia pun ikut berbelanja. Termasuk belanja makanan untuk sarapan, padahal pemerintah Indonesia sudah menyiapkan sarapan untuk jemaah.

Untuk mengelabui petugas, pedagang liar mengenakan pakaian yang mirip dengan JCH. Mereka berjualan di sepanjang Jalan Misfalah.

Kawasan Jalan Misfalah hingga Bakhutmah merupakan salah satu tempat yang ramai dikunjungi jemaah. Di sini banyak toko yang menjual aneka oleh-oleh khas Arab Saudi.

Beberapa di antara barang yang diincar jemaah adalah tasbih, sajadah, karpet, aroma terapi, dan tentunya kurma.

Hingga berita ini ditulis, kondisi JCH asal Sultra yang sempat ditangkap oleh polisi tersebut masih mengalami trauma.

“Sekarang jemaahnya masih trauma di dalam kamarnya,” kata seorang JCH Kota Kendari yang sempat menyaksikan proses penangkapan tersebut kepada SultraKini.com.

Penulis: shen

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.