Jemaah Haji Sultra Diimbau Tak Paksa Diri Salat Jumat Dalam Masjidil Haram

SULTRAKINI.COM: Jemaah haji asal Sulawesi Tenggara (Sultra) berbaur bersama dua jutaan Jemaah dari seluruh dunia untuk melakukan salat Jumat di Masjidil Haram Mekkah pada Jumat (24 Agustus 2018). 

Koresponden SultraKini.com, A Badara melaporkan dari Mekkah Arab Saudi bahwa suasana salat Jumat di Masjidil Haram sangat padat. Kepadatan hingga ke jalan-jalan dan lorong-lorong.

Bahkan, sesekali terjadi insiden seperti jemaah dari Afrika yang bertubuh besar mendorong jemaah lain atau berebut tempat salat.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama RI mengimbau jemaah asal Indonesia tidak usah memaksakan diri untuk salat di dalam masjid.

Apalagi bus angkutan yang biasa mengantar Jemaah Indonesia dari hotel ke masjid tidak beroperasi hingga tanggal 26 Agustus 2018.

Selain padatnya jemaah, suhu udara di Mekkah dilaporkan berkisar 50 derajat celsius.

Jemaah haji melakukan salat Jumat di Majidil Haram setelah melakukan prosesi haji pada hari Arafah (21 Agustus 2018).

Hari Arafah merupakan puncak ibadah haji. Saat itu, seluruh jemaah haji berkumpul di padang Arafah untuk melaksanakan ibadah Wukuf.

Kali ini para jemaah haji dari berbagai bangsa, laki-laki maupun perempuan sudah memadati masjid sejak pukul 10.00 bahkan 09.00 waktu setempat. Padahal azan baru dikumandangkan pukul 12.17 waktu Arab Saudi.

Mereka sengaja datang lebih awal agar mendapatkan tempat strategis dan lebih dekat dengan Kabah. Mereka juga datang lebih awal untuk melakukan tawaf sunah, sholat sunah, zikir memanjatkan doa dan kegiatan lainnya untuk lebih mendekatkan diri dengan Allah SWT.

Laporan: A Badara/Shen

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.